Home / Hoby & Olahraga / News

Sabtu, 10 Juni 2023 - 21:19 WIB

Taman Pedestrian Perkantoran Konawe Bakal di Lengkapi Sarana Olah Raga

BARADUPA.COM – Konawe.  Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe bakal bangun pusat  Olah Raga di area Pedestrian Perkantoran.

Hal tersebut kembali di paparkan Sekda Konawe yang sebelumnya pernah disampaikan oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa.

Ferdinand Sapan (Sekda Konawe) mengatakan selain memperbaiki lapangan Basket dan Tenis,  Pemda Konawe juga akan membangun berbagai macam fasilitas olah raga sepeti sarana Wall Climbing (Panjat Dinding), Gym Sederhana dan berbagai sarana olah raga lainnya.

Baca Juga  Indonesia di Board of Peace, Teguh Santosa Soroti Jalan Damai Palestina

“Pusat Olah Raga ini akan kita bangun di area perkantoran, tepatnya di halaman samping kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Konawe” kata Ferdi

Ia pun menegaskan  pembagunan sarana – sarana tersebut akan dirampungkan tahun ini.

Baca Juga  Pulau Senja dan Pantai Kartika Sultra, Potensi Wisata Terancam Tambang

Menurut Ferdinand, pembangunan kawasan pusat olahraga ini akan menjadi fasilitas olahraga yang representatif dalam satu kawasan, sehingga dapat mewadahi masyarakat melakukan aktifitas kebugaran serta bisa menikmati sarana – sarana tersebut tidak hanya bersifat rekreatif tetapi juga edukatif.

Share :

Baca Juga

Komunitas

Tiga Tahun Misteri Penembakan Tokoh Pers Bengkulu, JMSI Minta Negara Perkuat Perlindungan

Komunitas

JMSI Sultra Perluas Laporan, Kadispar Kini Diadukan ke Kemendagri dan BKN

News

Pulau Senja dan Pantai Kartika Sultra, Potensi Wisata Terancam Tambang

Komunitas

Baubau Kembali Jadi Kota Maritim Strategis, Wali Kota Yusran Fahim Masuk Nominasi Golden Leader JMSI

Komunitas

Indonesia di Board of Peace, Teguh Santosa Soroti Jalan Damai Palestina

Komunitas

BPK Perwakilan Sultra Sambut Audiensi JMSI Sultra, Bahas Sinergi Media dan Lembaga Negara

News

Ubur-Ubur Sultra Tembus Pasar Global, Baubau Lepas Ekspor Perdana

Komunitas

JMSI Sultra Resmi Tempuh Jalur Hukum Terkait Tuduhan Hoaks terhadap Media Anggotanya