Home / News

Selasa, 3 September 2024 - 14:08 WIB

Bimtek Pangan di Balai Desa Klumprit: Langkah Strategis Mencegah Stunting

BARADUPA.COM – CILACAP.  Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Ketahanan Pangan, menggelar acara Bimbingan Teknis Pangan, Acara ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan fokus pada penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal sebagai upaya pencegahan stunting, Selasa, 3 September 2024

Acara ini di selenggarakan di Balai Desa Klumpri pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua Penggerak PKK Kecamatan, Kasi Kesra Kecamatan Nusawungu, Kepala Desa Klumprit, Penyuluh Pertanian Lapangan, serta Anggota PKK Desa Klumprit yang berjumlah 30 orang.

Narasumber utama dalam acara ini adalah Ny. Sisil Dian Setia Budi, Ketua Pokja 3 Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap. Beliau membawakan materi mengenai “Pemanfaatan Lahan Pekarangan Dalam Mendukung Konsumsi Pangan B2SA untuk Pencegahan Stunting”. Materi tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pemahaman tentang lahan pekarangan dan perannya dalam ketahanan pangan keluarga, hingga strategi pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung konsumsi pangan B2SA (Bervariasi, Bergizi, Seimbang, dan Aman).

Baca Juga  Webinar Nasional Ungkap Peran Strategis Koperasi Lindungi UMKM dari Pinjol Ilegal

Dalam penjelasannya, Ny. Sisil menyebutkan bahwa lahan pekarangan memiliki potensi besar dalam menyediakan pangan segar dan bergizi. Penggunaan lahan pekarangan untuk menanam sayuran, buah-buahan, dan tanaman herbal seperti jahe dan kunyit dapat meningkatkan akses keluarga terhadap pangan bergizi sekaligus mengurangi biaya belanja makanan. Selain itu, teknik pertanian organik dan hidroponik juga dibahas sebagai metode alternatif untuk meningkatkan hasil pertanian di lahan terbatas.

Program ini juga menyoroti pentingnya penyuluhan dan pelatihan untuk masyarakat serta dukungan dari pemerintah dan PKK. Dinas Ketahanan Pangan dan PKK berperan penting dalam memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan program di tingkat desa. Ny. Sisil juga membagikan studi kasus dan testimoni dari desa-desa lain yang telah berhasil memanfaatkan lahan pekarangan untuk mencegah stunting, serta mendorong peserta untuk berbagi pengalaman mereka.

Baca Juga  Proyek Rehabilitasi DAS BPKH Kendari Diduga Sarat Konflik Kepentingan

Dalam penutupnya, Ny. Sisil menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mencegah stunting. Peserta diundang untuk memulai upaya mereka sendiri dalam memanfaatkan lahan pekarangan dan berkontribusi pada pencapaian tujuan tersebut.

Dengan acara ini, diharapkan masyarakat Desa Klumprit dan sekitarnya dapat lebih sadar akan potensi lahan pekarangan mereka dan termotivasi untuk menerapkan ilmu yang telah didapat demi kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Share :

Baca Juga

Komunitas

Dugaan Aktivitas Tanpa Dasar PAK, PT Fatwa Bumi Sejahtera Jadi Sorotan CCC

News

SBKB Demo PT ABM, Dugaan Pemotongan Gaji, Mutasi, hingga Ancaman terhadap Buruh Diungkap

News

Lepas 5.109 Mahasiswa KKN, UHO Tekankan Adaptasi dan Solusi bagi Masyarakat

Komunitas

SIMPUL Sultra Ingatkan ESDM, RKAB PT Tiran Indonesia Harus Berdasar Evaluasi Objektif

Komunitas

Kunjungi Hainan, Ketum JMSI Puji Integrasi Pembangunan dan Pelestarian Alam

Komunitas

HAAME Andalkan Teknologi Canggih untuk Jaga Keselamatan Penerbangan Dunia

Komunitas

HMKS Dorong Program Bantuan UKT/SPP Lebih Efektif, Adil, dan Mudah Diakses Mahasiswa

Komunitas

JANGKAR Sultra Dorong ESDM Audit Kepatuhan PT Tiran Sebelum Perpanjang RKAB