Home / News

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:21 WIB

CEO PT JNP Tak Hadir dalam Pemeriksaan Dugaan Intimidasi Wartawan, Polisi Layangkan Panggilan Kedua

BARADUPA.COM – KOLAKA.   Kasus dugaan pengancaman dan intimidasi terhadap wartawan Nasionalinfo.com yang diduga melibatkan CEO PT Jaya Nikel Pacific (JNP), H. Johar, mulai memasuki tahap pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Kolaka.

Namun, langkah awal pemeriksaan tersebut diwarnai ketidakhadiran H. Johar. Terlapor disebut mangkir dari panggilan pertama penyidik yang dijadwalkan pada Senin lalu.

Penyidik Polres Kolaka, Asdin, membenarkan bahwa H. Johar tidak hadir memenuhi panggilan pertama.

“Jadwal pemeriksaan Senin kemarin, namun beliau tidak hadir. Rabu panggilan kedua akan kami layangkan,” ujar Asdin. Senin, 24/8/2026.

Penyidik menegaskan, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada terlapor untuk memenuhi panggilan kedua dan memberikan keterangan terkait perkara yang dilaporkan.

Namun, apabila kembali mangkir, penyidik akan melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan untuk mendapatkan petunjuk mengenai langkah selanjutnya, termasuk terkait upaya meminta keterangan dari H. Johar.

Baca Juga  Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

“Kalau undangan kedua dia tidak datang, saya akan laporkan ke pimpinan dan minta petunjuk terkait pengambilan keterangan H. Johar,” tegas Asdin.

Meski begitu, penyidik belum mengambil kesimpulan mengenai ketidakhadiran terlapor. Asdin mengungkapkan, kuasa hukum H. Johar sebelumnya telah menghubunginya dan menyampaikan bahwa kliennya bersedia memberikan keterangan.

“Tapi kita lihat dulu pada tahap undangan kedua ini. Karena pengacaranya beberapa hari yang lalu sudah telepon saya, katanya H. Johar bersedia memberikan keterangan,” jelasnya.

Mangkir Sekali, Polisi Masih Menunggu

Panggilan kedua kini menjadi titik penting dalam penanganan perkara tersebut. Jika H. Johar kembali tidak hadir tanpa alasan yang dapat diterima, penyidik akan menentukan langkah berikutnya berdasarkan petunjuk pimpinan.

Baca Juga  Lima Kegiatan Anggaran Desa Poaroha Disorot, Aliansi Desak Ombudsman Turun Lapangan

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah adanya laporan terkait dugaan pengamanan dan intimidasi terhadap wartawan Nasionalinfo.com dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ketidakhadiran terlapor pada panggilan pertama pun menjadi sorotan, terlebih perkara tersebut menyangkut dugaan tindakan terhadap seorang jurnalis yang sedang menjalankan fungsi kontrol sosial dan kerja jurnalistik.

Kini, bola berada di tangan H. Johar. Apakah akan memenuhi panggilan kedua penyidik atau kembali mangkir?

Publik menunggu sikap kooperatif terlapor sekaligus langkah tegas penyidik Polres Kolaka dalam memastikan proses pemeriksaan berjalan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih memberikan ruang kepada H. Johar maupun pihak PT JNP untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab terkait dugaan tersebut.

Share :

Baca Juga

News

Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

News

ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

News

Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan

News

Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

News

Pelantikan Pengurus PAN se-Sultra Siap Digelar, Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir

News

Firli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum, Lulus Summa Cumlaude dengan IPK 4,0

Komunitas

MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra

News

Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising