Home / News

Senin, 24 November 2025 - 23:29 WIB

Wabup Konawe Syamsul Ibrahim: Relawan Destana Vital dalam Penanganan Bencana

BARADUPA.COM – KENDARI.   Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan apresiasi khusus kepada 10 kabupaten/kota yang dinilai memiliki tingkat kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi potensi bencana. Penghargaan itu diserahkan pada Apel Siaga dan Simulasi Bencana Gempa Bumi serta Tsunami 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Kelurahan Andonohu, Poasia, Senin (24/11/2025).

Dari 17 daerah di Sultra, hanya 10 yang lolos penilaian kesiapsiagaan, termasuk Kabupaten Konawe. Piagam penghargaan diterima langsung oleh Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si. Penilaian tersebut menitikberatkan pada kesiapan Relawan Desa Tanggap Bencana (Destana) dalam mendukung respon cepat ketika bencana terjadi.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa kesiapan menghadapi bencana menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko, terlebih karena Sultra berada pada kawasan rawan gempa dan tsunami.

Ia menjelaskan, Apel Siaga dan Simulasi yang merupakan rangkaian Jambore Tanggap Bencana ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat tahap pra-bencana. Hal tersebut sejalan dengan hasil Kajian Risiko Bencana 2022–2026 yang menunjukkan tingkat kerentanan wilayah Sultra masih tinggi akibat aktivitas beberapa lempeng bumi.

Baca Juga  MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra

Gubernur juga meminta seluruh kepala daerah untuk mengalokasikan anggaran khusus penanggulangan bencana di APBD 2026, mengingat potensi ancaman seperti tsunami, banjir, cuaca ekstrem, dan longsor terus meningkat berdasarkan data ilmiah BMKG.

Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan kepada Kabupaten Konawe dan sembilan daerah lainnya. Ia menilai keberadaan relawan Destana sangat vital karena menjadi garda pertama dalam menangani kondisi darurat.

“Relawan-relawan ini memiliki tugas dan tanggung jawab ketika terjadi bencana di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkab Konawe akan memperkuat sinergi lintas sektor agar seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terstruktur.

Baca Juga  Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

Syamsul menambahkan bahwa BPBD Konawe telah menyiapkan rencana penguatan mitigasi hingga pelaksanaan simulasi bencana pada penghujung tahun. Prioritas diarahkan pada wilayah pesisir yang tergolong rentan, antara lain: Kecamatan Kapoiala, Daerah sekitar Muara Sampara yang terdampak abrasi dan Permukiman di sepanjang pesisir sungai.

Menurutnya, seluruh desa di Konawe telah memiliki Relawan Tanggap Bencana, sedangkan pembentukan relawan di tingkat kelurahan tengah menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.

“Sudah terbentuk relawan di semua desa, tinggal kelurahan saja. Ini akan dilanjutkan sesuai kemampuan keuangan daerah,” kata Syamsul.

Kegiatan Jambore Tanggap Bencana 2025 ditutup dengan simulasi skenario gempa bumi dan tsunami. Latihan tersebut melibatkan BPBD, instansi pemerintah, TNI–Polri, relawan, serta warga. Simulasi memperagakan proses evakuasi, koordinasi antarinstansi, dan respons cepat sesuai prosedur penanganan bencana besar di area Kantor Gubernur Sultra.

Share :

Baca Juga

News

Dari Aksi Greenpeace hingga Ancaman Karhutla, Pemerintah Tegaskan Komitmen Lingkungan

News

Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

News

ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

News

Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan

News

Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

News

Pelantikan Pengurus PAN se-Sultra Siap Digelar, Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir

News

Firli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum, Lulus Summa Cumlaude dengan IPK 4,0

Komunitas

MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra