Home / News

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Nasional Hadir di Konawe, Bupati Yusran Akbar Tinjau Pelaksanaan

BARADUPA.COM – KONAWE.   Bupati Konawe, Yusran Akbar, ST, turut ambil bagian dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional yang digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia pada Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti secara virtual oleh Bupati Konawe dari Pasar Sentral Tutuwi Motaha yang berada di Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.
Gerakan Pangan Murah merupakan program strategis dari pemerintah pusat yang bertujuan menjaga kestabilan harga bahan pangan sekaligus menjamin ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Melalui program ini, pemerintah berupaya mengendalikan laju inflasi di daerah serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.


Pelaksanaan GPM dipantau secara langsung oleh pemerintah pusat dan diikuti oleh pemerintah daerah di berbagai provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Konawe, kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Perum Bulog, distributor bahan pangan, serta para pelaku usaha lokal yang berperan dalam menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok.

Baca Juga  Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

Bupati Konawe, Yusran Akbar, menegaskan bahwa partisipasi pemerintah daerah dalam program Gerakan Pangan Murah merupakan wujud komitmen untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pasar.

Menurutnya, kestabilan harga pangan memiliki peran penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama bagi rumah tangga.

“Pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga bahan pokok terkendali. Program ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas bahan pokok, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, bawang merah, bawang putih, serta cabai. Seluruh bahan pangan tersebut dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar karena mendapat dukungan subsidi distribusi dari pemerintah.

Baca Juga  MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra

Sejak pagi hari, masyarakat terlihat memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang ditawarkan dengan harga lebih murah. Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pangan di pasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe menyampaikan bahwa stok bahan pangan di wilayah tersebut masih berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan harga secara rutin di pasar-pasar tradisional guna mengantisipasi potensi kenaikan harga.

Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap stabilitas harga pangan dapat terus terjaga, terutama menjelang periode rawan kenaikan harga serta menghadapi momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti dengan meningkatnya permintaan bahan pokok di masyarakat.

Share :

Baca Juga

News

Dari Aksi Greenpeace hingga Ancaman Karhutla, Pemerintah Tegaskan Komitmen Lingkungan

News

Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

News

ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

News

Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan

News

Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

News

Pelantikan Pengurus PAN se-Sultra Siap Digelar, Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir

News

Firli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum, Lulus Summa Cumlaude dengan IPK 4,0

Komunitas

MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra