Home / News

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:19 WIB

Dugaan Tambang Batu Tanpa Izin dan Keterlibatan Oknum, AMAN Sultra Minta Aparat Bergerak Cepat

BARADUPA.COM – BOMBANA.   Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sulawesi Tenggara menyoroti dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas pertambangan batu (galian C) yang beroperasi di Desa Timbala, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Sorotan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum dan tata kelola pertambangan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam pernyataannya, Ikram sapaan Kabid Advokasi & Pergerakan AMAN Sulawesi Tenggara mengaku menerima berbagai informasi dari masyarakat terkait aktivitas pertambangan batu yang diduga beroperasi tanpa mengantongi perizinan yang lengkap. Selain itu, muncul pula dugaan adanya keterlibatan atau perlindungan dari oknum tertentu terhadap aktivitas tersebut.

Ikram, menyampaikan bahwa pihaknya meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Baca Juga  Pelantikan Pengurus PAN se-Sultra Siap Digelar, Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir

“Kami meminta Kapolda Sulawesi Tenggara untuk melakukan investigasi yang transparan dan profesional terhadap dugaan aktivitas pertambangan batu di Desa Timbala. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum maupun keterlibatan oknum tertentu, maka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Ikram, isu dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas pertambangan ilegal merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Organisasi tersebut menegaskan bahwa setiap dugaan harus diuji berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah sesuai prosedur hukum.

Baca Juga  Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

Selain menyoroti dugaan keterlibatan oknum, Ikram juga mendesak pemerintah daerah dan instansi teknis terkait untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh aktivitas pertambangan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bombana guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan perizinan.

“Kami tidak ingin ada praktik-praktik yang berpotensi merugikan masyarakat maupun lingkungan.

Oleh karena itu, kami mendorong seluruh pihak yang berwenang untuk bertindak tegas dan transparan dalam menangani persoalan ini,” lanjutnya.

AMAN Sulawesi Tenggara menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan meminta agar hasil pemeriksaan nantinya disampaikan secara terbuka kepada publik demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Share :

Baca Juga

News

Dari Aksi Greenpeace hingga Ancaman Karhutla, Pemerintah Tegaskan Komitmen Lingkungan

News

Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

News

ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

News

Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan

News

Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

News

Pelantikan Pengurus PAN se-Sultra Siap Digelar, Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir

News

Firli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum, Lulus Summa Cumlaude dengan IPK 4,0

Komunitas

MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra