Home / News

Selasa, 28 November 2023 - 20:26 WIB

Desa Ahuawatu Di Daulat KPK Sebagai Salah Satu Desa Anti Korupsi

BARADUPA.COM – KALIMANTAN TIMUR.  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Desa Ahuawatu,  Kecamatan Pondidaha ,Kabupaten Konawe sebagai salah satu percontohan desa anti korupsi. Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan dalam kegiatan launching Desa Antikorupsi 2023 di Lapangan Bukit Barisan, Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi kalimantan timur. Selasa 28 November 2023.

Melansir dari Chanel  Youtube resmi Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK) RI Peluncuran Desa Anti Korupsi 2023,  Direktur Pembina Peran Serta Masyarakat KPK Brigjen Pol. Kumbul Kusdwidjianto Sudjadi dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari program tersebut yakni untuk mengingatkan agar tidak berprilaku Korupsi.

“Karena diantara kita banyak yang setelah kejadian, baru menyalakan. Oleh karenanya jangan menyalahkan kejadian, Karena, sesungguhnya kejadian itu kita yang memilih,” Selasa (28/11/2023)

Ia menyebut, sepanjang tahun 2005 sampai  2022, 278 triliun yang  telah dikucurkan oleh Negara.Harapannya Desa semakin sejahtera.

Namun faktanya, Kata Kumbul Kusdwidjianto Sudjadi, data yang ada sejak 2015 sampai dengan 2022 itu terdapat 851 kasus dan 973 pelaku Korupsi yang melibatkan kepala desa dan juga perangkatnya.

“Dan itu tentunya menjadi perhatian. olehnya, KPK berkepentingan untuk turun ke desa-desa untuk mengingatkan dan mencegah terjadinya prilaku korupsi, ” tegasnya.

Baca Juga  Dari Musik untuk Sesama: BERLIAN VOICE Suarakan Kepedulian Lewat “Bumi Semakin Panas”

Ia juga menjelaskan maksud  dan tujuan kegiatan lounching ini  yakni untuk memberikan informasi penyampaian kepada bapak, ibu sekalian tentang kegiatan yang dilakukan  oleh KPK dalam rangka melaksanakan pembentukan program desa Anti Korupsi.

“Selanjutnya, perlu kami sampaikan  juga bahwa program pembentukan desa anti korupsi yang pertama 2021 kita melaksanakan percontohan satu desa di Panggungharjo, jogyakarta. Kemudian di 2022 kita melaksanakan di 10 desa pada saat itu dilounching di Desa banyubiru dan saat ini kita melakukan lounching 22 desa Se Provinsi, “ujarnya.

Ia juga menambahkan, program KPK nanti di 2024 sampai di 2027 , setiap provinsi sudah melakukan pembentukan atau perluasan Desa Anti Korupsi di tingkat Kabupaten.

“Sehingga diharapkan masing-masing kabupaten satu desa percontohan, kemudian KPK mulai 2024 itu akan melakukan pembentukan  Kabupaten dan kota anti korupsi, ” katanya.

Ia juga menyebut, 22 desa terpilih 2023 ini pihaknya melakukan observasi dari 81 Desa yang diusulkan oleh Kementrian maupun Provinsi.

“Kemudian, kita lakukan  kegiatan observasi,lalu kita pilih 22 dan kita lakukan bimbingan teknis dan penilaian dan pada hari ini kita lakukan lounching desa Anti Korupsi, ” pungkasnya.

Berikut  daftar 22 Desa  anti Korupsi    yang terpilih:

  1. Desa Tengin Baru, Kabupaten Panajem Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.
  2. Desa Kotaraya, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.
  3. Gunungbatu, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten
  4. Desa Mekar jaya, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.
  5. Desa Pulau Godang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
  6. Desa Bumi Jaya, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.
  7. Desa Limau Manis, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
  8. Desa Sukban Ayam, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
  9. Desa Ahuawatu, Kabupten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.
  10. Paya Tumpi, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.
  11. Desa Muara Gula Baru, Kabupaten Muata Enim, Provinsi Sumatera Selatan.
  12. Desa mekar sari, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
  13. Desa kalepu, Kabupaten Mamuju,  Provinsi Sulawesi Barat.
  14. Pulau Sejuk,  Kabupaten Batu Bara, Provibsi, Sumatera Utara.
  15. Desa Bagendang Hilir, Kabupaten Kota Waringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
  16. Desa sungai Limau, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimatan Utara.
  17. Desa Yafawun, Kabupaten maluku Tenggara, Provinsi Maluku.
  18. Desa Atau Lapo, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.
  19. Desa Tabongo Timur, kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
  20. Desa Nendali, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua,
  21. Desa Soribo, Kabupaten manokwari, Provinsi Papua Barat.
  22. Desa Maitara Selatan, Kota Tidore, Provinsi Maluku Utara.
Baca Juga  Aksi Militer AS Culik Maduro Dinilai Picu Instabilitas Politik Global

Share :

Baca Juga

Komunitas

JMSI Sultra Award 2025: BI Sultra Dinilai Konsisten Dorong Ekonomi Daerah Tangguh dan Mandiri

Komunitas

JMSI Kolaka Raya Soroti Kemacetan dan Kecelakaan, Usulkan Pos Lantas di Kecamatan Pomalaa

Komunitas

Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Positif, Great Institute Tekankan Penguatan Pemerataan

Komunitas

UHO Terima Penghargaan JMSI Sultra Award, Dr. Herman: Ini Untuk Civitas Akademika

Artikel

Aksi Militer AS Culik Maduro Dinilai Picu Instabilitas Politik Global

Komunitas

Indonesia Tunjukkan Kekompakan di SEA Games, FWK: Bisa Terapkan di Penanganan Bencana

Komunitas

JMSI Sultra Talk: Andri Darmawan Soroti Tantangan Pers di Era Digital

News

Musyawarah APDESI Cabang Kolaka, H. Binsar Terpilih Jadi Ketua