Home / Artikel / News

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:46 WIB

Buku Radikalisme Sultra Dorong Strategi Pencegahan Berbasis Akademik

BARADUPA.COM – KENDARI.   Sejumlah akademisi Universitas Halu Oleo (UHO) menerbitkan buku “Membendung Arus Radikalisme di Sulawesi Tenggara”.

Buku tersebut membahas ancaman radikalisme terhadap persatuan, toleransi, dan nilai kebangsaan di Indonesia.

Penulis menilai radikalisme bukan sekadar ancaman keamanan, tetapi mengganggu fondasi kehidupan berbangsa dan keberagaman masyarakat.

Dalam pengantar buku, pemerintah disebut telah menjalankan berbagai program strategis untuk mendukung upaya deradikalisasi nasional.

Baca Juga  Dwi-Kewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global

Kalangan akademisi juga dinilai memiliki peran penting melalui penelitian, edukasi, dan rekomendasi kebijakan berbasis data.

Buku itu menghadirkan perspektif ilmiah mengenai fenomena radikalisme serta strategi pencegahan yang berkelanjutan.

Penulis berharap karya tersebut mampu menjadi ruang dialog antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat luas di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga  Didampingi Andre Darmawan, Warga Tunggala Dalam Menangkan Sengketa Tanah di PN Kendari

Pada bagian akhir buku, penulis menekankan pentingnya menjaga kohesi sosial tanpa memunculkan islamofobia struktural.

Masyarakat Sulawesi Tenggara dinilai memiliki modal sosial dan budaya kuat untuk menolak paham ekstremisme secara kolektif.

Buku “Membendung Arus Radikalisme di Sulawesi Tenggara” ditulis Idaman Alwi, Pendais Haq, M. Sabaruddin Sinapoy, dan Handrawan.

Share :

Baca Juga

Artikel

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

News

Yusran Akbar Instruksikan Penguatan Personel dan Sarpras Hadapi Karhutla serta Kekeringan

Komunitas

Pengurus JMSI Sumbar Dilantik, Tantangan Membangun Media Siber Sehat Menanti

News

Presiden Terima Delegasi Tiongkok, Indonesia Tegaskan Peran sebagai Stabilizing Power di Kawasan

News

Barata Kahedupa Gelar Peringatan Maulid Nabi, Lakina Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi

News

Adhi Yaksa Soroti Laporan terhadap Wartawan Simpul Indonesia: Utamakan Mekanisme Pers

News

CEO PT JNP Tak Hadir dalam Pemeriksaan Dugaan Intimidasi Wartawan, Polisi Layangkan Panggilan Kedua

News

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat