Home / News

Minggu, 3 September 2023 - 09:24 WIB

Ketua Pansel “Ferdinand Sapan” Tutup Seleksi 9 JPT Eselon II Konawe

BARADUPA.COM – KENDARI.  Panitia Seleksi (Pansel) 9 Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Eselon II Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab Konawe) resmi ditutup, Sabtu 2 September 2023 di salah satu hotel di Kota Kendari.

Seleksi 9 JTP Lingkup Kabupaten Konawe yang berlangsung selama 5 hari itu, yakni Tanggal 28 Agustus hingga 2 September ditutup Sekda Konawe yang juga Ketua Pansel, Ferdinand Sapan usai memberikan paparan materi terakhir kepada 33 peserta seleksi.

Saat di Konfirmasi, Ferdinand mengatakan hasil seleksi JTP belum keluar dikarenakan masih dilakukan rekafitulasi dari total keselurahan seleksi. Sehingga dari hasil  seleksi nantinya akan terwakilkan keluar 3  tiga orang nama  dari masing masing jabatan yang diseleksikan.

Dikatanya, sesuai Undang-Undang, hasil seleksi Pansel akan mengeluarkan rekomendasi dan melaporkan kepada pembina kepegawaian yakni Gubernur dan Bupati untuk memilih siapa siapa yang nantinya akan mengisi jabatan kosong tersebut.

Baca Juga  Kemenimipas Tegas, 346 WNA Bermasalah Ditindak Lewat Operasi Nasional

“Kami di Pansel hanya mengeluarkan rekomendasi hasil seleksi, kemudian Gubernur dan Bupati yang akan menentukan untuk mengisi formasi atau Jabatan yang kosong. Katakanlah di Konawe ada 9 Jabatan yang diseleksikan, itu Bupatilah yang memiliki kewenangan penempatan,” ujar Ferdinad.

Ketua Pansel menambahkan, konsekwensi dari pada seleksi JTP dimana-mana pasti terdapat yang lulus dan tidak lulus. Berdasarkan data sementara masih ditemukan kelemahan kelemahan dari  setiap individu sehingga nantinya penting untuk masing-masing individu memperbaiki kelemahan-kelemahan tersebut.

Baca Juga  Seminar HAM JMSI Sultra Segera Digelar, Fokus pada Konflik Sosial di Daerah

“Dalam tes, ada yang tercover dan tidak, itu merupakan konsekuensi dari pada setiap seleksi. Tujuan seleksi itu agar kita mendapatkan orang cerdas,” cetus Ferdi.

Menurut Ferdi, meski mendapat orang cerdas tapi tidak semua menjadi ukuran kecerdasanya itu, sebab, masih terdapat  hal-hal lain seperti kepentingan pelayanan di masyarakat kurang maksimal dijalankan.

“Pelayanan seperti apa di masyarakat? bagaimana dengan integritas, bagaimana dengan loyalitas. Loyalitas itu bukan kepada pimpinan saja, tapi juga loyalitas terhadap tanggunggungjawab,” paparnya.

Tugas  pimpinan, lanjut Ferdi itu harus disiplin dan mampu memberikan contoh, itu yang kita harapkan dari seleksi ini.

“Sehingga pelayanan kemasayarakat itu bisa lebih baik kedepannya,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Komunitas

Seminar HAM JMSI Sultra Segera Digelar, Fokus pada Konflik Sosial di Daerah

News

Perlindungan Karya Jurnalistik Jadi Sorotan, Dewan Pers Serahkan Usulan Strategis

News

Satlantas Kendari Layangkan Teguran, YPA Handayani Diminta Tertib

News

Kemenimipas Tegas, 346 WNA Bermasalah Ditindak Lewat Operasi Nasional

News

Dugaan Suap MBG Rp50 Juta, Aliansi Minta Sanksi Tegas untuk Oknum DPRD

Komunitas

JMSI Sultra Akan Gelar Talkshow Ekonomi Libatkan Pemerintah dan Pelaku Usaha

News

Kemenipas Perkuat WFH dengan Monitoring Digital, Target Kinerja Harian Dikejar

Komunitas

JMSI Sultra dan Balai Bahasa Sepakat Kolaborasi Program Kebahasaan