Home / News

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:31 WIB

Video Kedatangan TKA di Bandara Tanggetada Hebohkan Media Sosial

BARADUPA.COM – KOLAKA.   Sebuah video yang memperlihatkan rombongan Tenaga Kerja Asing tiba di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Jumat (15/5/2026) beredar luas di media sosial Facebook.

‎Dalam video berdurasi 50 detik yang diterima media ini (19/5/2026), rombongan Pria yang merupakan TKA asal China berjalan membawa koper menuju suatu tempat.

‎”Kedatangan Tenaga Kerja Asing dari China di bandara tanggetada mau kerja di PT IPIP”, ujar Pria yang merekam kedatangan TKA tersebut.

‎Para TKA disebut sangat banyak dan terus berdatangan setiap harinya. Kondisi tersebut, bagi masyarakat cukup meresahkan sebab warga lokal makin kesulitan mendapatkan kesempatan berkerja di tempat tersebut.

‎”Meresahkan masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal kabupaten Kolaka”, ungkapnya.

‎Sebelumnya, di bulan Oktober 2025 terjadi lonjakan TKA di Kolaka, dimana data yang diterima tercatat ada 1.681 TKA yang bekerja di kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industry Park (PT IPIP).

‎Hingga berita ini diterbitkan, jurnalis Langit Sultra masih melakukan upaya konfirmasi kepada pihak Imigrasi terkait kedatangan TKA tersebut.

Baca Juga  Forum BRICS, Indonesia Kritik Negara Maju yang Tinggalkan Tanggung Jawab Iklim

Share :

Baca Juga

News

Kebakaran Lahan di Nanga-Nanga Kendari, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat

News

GREAT Institute: Visi “Jalan Raya Pasifik” Prabowo Terobosan Doktrin Geopolitik Maritim 

News

Komisi III DPR RI Angkat Bicara soal Media Simpul Indonesia Dilaporkan PT GMS

News

Yusran Akbar Instruksikan Penguatan Personel dan Sarpras Hadapi Karhutla serta Kekeringan

Komunitas

Pengurus JMSI Sumbar Dilantik, Tantangan Membangun Media Siber Sehat Menanti

News

Presiden Terima Delegasi Tiongkok, Indonesia Tegaskan Peran sebagai Stabilizing Power di Kawasan

News

Barata Kahedupa Gelar Peringatan Maulid Nabi, Lakina Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi

News

Adhi Yaksa Soroti Laporan terhadap Wartawan Simpul Indonesia: Utamakan Mekanisme Pers