Home / News / Sejarah dan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Barata Kahedupa Gelar Peringatan Maulid Nabi, Lakina Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi

BARADUPA.COM – WAKATOBI.   Lembaga Adat Barata Kahedupa menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kamali Barata Kahedupa, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri Lakina Barata Kahedupa La Ode Saidin, S.Pd., beserta perangkat lembaga adat Barata Kahedupa, Camat Kaledupa Selatan, Kepala Seksi Pembangunan yang mewakili Camat Kaledupa, Kapolsek Kaledupa dan Tokoh Agama.

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi dan kebudayaan yang telah diwariskan secara turun-temurun di Barata Kahedupa.

Dalam sambutannya, Lakina Barata Kahedupa La Ode Saidin mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan kebudayaan dan tradisi yang ada, termasuk pelaksanaan peringatan Maulid Nabi.

“Ini perlu kita lestarikan, maka dari itu saya mohon sekali lagi untuk tetap kita jaga kebudayaan kita, tradisi kita,” ujar La Ode Saidin.

Baca Juga  MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra

Menurutnya, tradisi peringatan Maulid Nabi merupakan bagian dari budaya masyarakat yang memiliki nilai kebersamaan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan, salah satu hikmah yang dapat diambil dari pelaksanaan Maulid adalah ungkapan rasa syukur atas berbagai rezeki yang telah diberikan Allah SWT, yang kemudian diwujudkan melalui kebersamaan dan makan bersama.

“Dengan peringatan Maulid Nabi ini, kita benar-benar memohon kepada Allah SWT. Haroa ini sebagai tanda kesyukuran kita terhadap Allah SWT atas rezeki yang kita peroleh selama hidup, dengan berbagai jenis makanan dan sebagainya. Kita makan bersama-sama, itulah hikmahnya,” jelasnya.

Baca Juga  ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

La Ode Saidin juga menyinggung adanya perbedaan pandangan di tengah masyarakat mengenai pelaksanaan Maulid Nabi. Namun, ia menekankan bahwa tradisi tersebut hendaknya dipahami dari nilai dan tujuan yang terkandung di dalamnya, yakni memperkuat rasa syukur, kebersamaan, serta kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan di Kamali Barata Kahedupa dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus kegiatan keagamaan masyarakat.

“Memang keadaan seperti ini, tetapi yang terpenting bagaimana kita tetap menjaga kebudayaan dan tradisi kita,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara lembaga adat, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda di wilayah Barata Kahedupa.

Share :

Baca Juga

News

Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

News

ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

News

Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan

News

Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

News

Pelantikan Pengurus PAN se-Sultra Siap Digelar, Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir

News

Firli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum, Lulus Summa Cumlaude dengan IPK 4,0

Komunitas

MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra

News

Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising