Home / News

Senin, 15 Juni 2026 - 10:17 WIB

Maju sebagai Bakal Calon Rektor, Dr. Herman Ambil Langkah Etis Mundur dari Jabatan

BARADUPA.COM – KENDARI.   Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, S.H., LL.M., menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya demi menjaga netralitas, integritas, dan kredibilitas proses Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO periode 2026–2030. Pengunduran diri tersebut diajukan melalui surat permohonan tertanggal 5 Juni 2026 yang ditulis langsung dari Kota Makkah Al-Mukarramah saat dirinya tengah menjalankan ibadah haji.

Dr. Herman diketahui menjabat sebagai Plt. Rektor UHO berdasarkan Surat Perintah Nomor: 096/M/KP.06.00/2025 tertanggal 25 Agustus 2025. Keputusan untuk mengundurkan diri diambil setelah namanya didaftarkan oleh para pendukung sebagai salah satu bakal calon rektor pada 2 Juni 2026, ketika ia masih berada di Tanah Suci.

Dalam keterangannya, Dr. Herman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Plt. Rektor UHO selama hampir satu tahun terakhir.

“Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin Universitas Halu Oleo sebagai Pelaksana Tugas Rektor. Saya juga memohon maaf apabila selama menjalankan amanah tersebut masih terdapat kekurangan dan hal-hal yang belum dapat memenuhi harapan semua pihak,” ujarnya.

Baca Juga  Hubungan Indonesia-RRD Korea Memasuki Fase Baru, Teguh Santosa: Saatnya Kerja Sama Konkret

Menurut Dr. Herman, keputusannya maju dalam kontestasi Pilrek UHO bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, melainkan sebagai upaya melanjutkan berbagai program pembenahan dan transformasi yang telah dijalankan selama masa kepemimpinannya.

“Saya maju dalam Pilrek bukan semata-mata untuk jabatan, tetapi untuk kebaikan Universitas Halu Oleo. Saya ingin menjaga kesinambungan transformasi, penguatan tata kelola, serta harmoni yang telah kita bangun bersama selama hampir satu tahun terakhir. UHO membutuhkan keberlanjutan agar berbagai capaian yang telah dirintis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi sivitas akademika maupun masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak anggota Senat Universitas yang memiliki kesamaan visi dan gagasan untuk bersama-sama menjaga semangat perubahan yang telah dibangun di lingkungan kampus.

“Kepada anggota Senat yang sejalan dengan gagasan dan komitmen yang saya perjuangkan, mari bergabung untuk menjaga agar kerja-kerja transformatif, kolaboratif, dan kolegial yang telah tumbuh di lingkungan UHO tetap terpelihara. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan kampus ini terus bergerak maju dengan semangat persatuan dan profesionalisme,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Herman menegaskan bahwa anggota senat maupun pimpinan universitas harus mampu bersikap utuh dan independen dalam menjalankan mandat kelembagaan.

Baca Juga  Jurnalis Jadi Korban Doxing, Organisasi Pers Tempuh Jalur Hukum

“Anggota Senat dan pimpinan kampus harus menjadi diri yang utuh sebagaimana mandat yang diemban. Setiap keputusan yang diambil harus didasarkan pada kepentingan terbaik universitas, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pengunduran dirinya dari jabatan Plt. Rektor merupakan langkah etis untuk menghindari potensi konflik kepentingan serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses Pilrek UHO.

“Saya mengundurkan diri dari jabatan Plt. Rektor untuk menjaga integritas pemilihan. Saya ingin memastikan seluruh tahapan Pilrek berlangsung secara adil, transparan, dan bermartabat, sehingga kepemimpinan baru yang dihasilkan memiliki legitimasi yang kokoh dan mempermudah langkah bersama dalam memajukan Universitas Halu Oleo ke depan,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Dr. Herman berharap seluruh sivitas akademika dapat menjaga suasana yang kondusif dengan mengedepankan nilai-nilai akademik, etika, dan kebersamaan demi masa depan UHO yang lebih baik.

“Pilrek adalah momentum untuk menentukan arah masa depan universitas. Karena itu, mari kita jaga proses ini dengan penuh kedewasaan, integritas, dan semangat membangun. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mendapatkan legitimasi yang kuat agar dapat bekerja secara optimal demi kemajuan Universitas Halu Oleo,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

News

Kisah Pilu Azmar: Dari Korban Pembacokan hingga Berstatus Tersangka

News

Upaya Keberangkatan Ilegal ke Australia Digagalkan, 7 WN Tiongkok Diamankan

News

Hubungan Indonesia-RRD Korea Memasuki Fase Baru, Teguh Santosa: Saatnya Kerja Sama Konkret

News

GPIM Konawe Luncurkan Makan Bowo Gratis, Bukti Dukungan terhadap Program Prabowo

News

Panen Raya Bersama Wamendagri, Konawe Tegaskan Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan

News

Konawe Siapkan Penyambutan Terbaik untuk Temu Karya Nasional 2026

Komunitas

Dugaan Pencatutan Identitas JMSI, Pengda Sultra Siapkan Langkah Hukum

News

Operasi Pekat Anoa 2026: Polda Sultra Cegah Masuknya Ratusan Botol Miras Tanpa Izin