Home / Beranda / News

Jumat, 11 April 2025 - 18:59 WIB

Kabar Gembira: DPRD Konawe Kawal Perbaikan Ukur Ambang Lebar, Petani Bisa Kembali Bertani

BARADUPA.COM – KONAWE.  Kabar gembira menghampiri para petani di Desa Ameroro dan Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Konawe. Setelah sebelumnya mengeluhkan dampak pembangunan Ukur Ambang Lebar oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari yang menyebabkan gagal tanam, kini harapan untuk kembali menggarap sawah kembali merekah.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe bergerak cepat menindaklanjuti keluhan tersebut dengan kembali melakukan peninjauan lapangan pada Jumat 11 April 2025.

Di tengah guyuran hujan deras, terlihat pihak BWS Kendari melakukan perbaikan pembangunan Ukur Ambang Lebar yang disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM beserta rombongan, serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Konawe.

Hasilnya menggembirakan, progres perbaikan tersebut kini memungkinkan warga Desa Ameroro dan Desa Humboto untuk kembali menikmati pasokan air yang memadai guna mengairi persawahan mereka.

Kegiatan peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari respons cepat Komisi II DPRD Konawe yang sebelumnya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Kamis 10 April 2025. RDP tersebut melibatkan pihak BWS dan para petani Kecamatan Uepai yang mengalami gagal tanam pada 143 hektare lahan sawah akibat terhambatnya pasokan air.

Baca Juga  PT Tiran Belum Bangun Smelter, AKAR-SULTRA Desak Pemerintah Jangan Beri Izin Lanjutan

Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd.,MM, mengapresiasi gerak cepat BWS Sulawesi IV Kendari dalam merespons keluhan petani.

“Sebelumnya, ketinggian palang bangunan ambang ukur lebar berada di angka 75 cm. Setelah diperbaiki, kini menjadi 50 cm. Inilah yang menjadi pokok keluhan petani gagal tanam, karena sawah mereka tidak mendapatkan air dari bangunan tersebut,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan kabar baik bahwa dengan perbaikan tersebut, debit air kini sudah dapat dinikmati oleh warga yang terdampak gagal tanam.

“Inilah hasil perjuangan rekan-rekan petani Kecamatan Uepai yang mengalami gagal tanam. Kami di legislatif berperan sebagai fasilitator antara petani dan BWS, dan kini telah membuahkan hasil yang menggembirakan,” terangnya.

“Oleh karena itu, kami berharap para petani kita, khususnya yang kemarin gagal tanam di Kecamatan Uepai, dapat segera melaksanakan masa tanam pertama. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan,” imbuh I Made Asmaya.

Baca Juga  Rehabilitasi DAS PT SCM Diapresiasi, Raih Penghargaan Terbaik I Tingkat Provinsi

Kepala Satker OP BWS Sulawesi IV Kendari, H. Agus Karim Karim, ST, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan pada bangunan ambang ukur lebar yang dikeluhkan petani Uepai.

“Sudah kami perbaiki dan airnya sudah mengalir ke sawah petani yang sebelumnya disebut gagal tanam,” ungkapnya.

Namun, Agus Karim menjelaskan bahwa penurunan ketinggian palang dari 70 cm menjadi 50 cm tersebut bersifat sementara.

“Kami turunkan dulu untuk sementara waktu, mengingat mendesaknya kebutuhan air bagi petani yang akan memulai masa tanam pertama,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa setelah masa panen selesai, pihaknya akan kembali menormalkan bangunan ambang ukur lebar ke posisi semula.

“Setelah panen nanti, kami akan melakukan perbaikan sedimentasi lumpur akibat pendangkalan, serta memperbaiki jaringan irigasi tersier dan sekunder yang rusak atau jebol. Tujuannya agar areal sawah yang sebelumnya hanya teraliri sekitar 1.000 hektare dapat meningkat menjadi 3.000 hektare,” beber H. Agus Karim Karim, ST.

Share :

Baca Juga

Komunitas

Laode Muhammad Nadin Al Jisri Resmi Emban Amanah sebagai Plt Ketua DPC PERMAHI Kendari

Komunitas

Di Kunming, Ketum JMSI Dorong Pers Asia Jadi Garda Terdepan Melawan Disinformasi

Artikel

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Komunitas

Soroti PT CAM, HMKS Ingatkan Investasi Tak Boleh Mengorbankan Hak Masyarakat

Artikel

Jurnalisme untuk Kemanusiaan, Teguh Santosa Tekankan Peran Pers sebagai Agen Perubahan

News

Jubir Gerindra yang Juga Anggota Mahkamah Kehormatan DPR RI Pastikan Penyaluran Sertifikat PTSL Tepat Sasaran di Kendari

Komunitas

HMKS Minta Evaluasi Total PT GAP Sebelum RKAB Disetujui

Komunitas

Aksi Berlanjut, Koalisi Aktivis Sultra Tagih Ketegasan Kapolda Evaluasi Kapolres Kolut