Home / Komunitas / News / Ragam

Selasa, 11 April 2023 - 21:31 WIB

Pelaku Penghinaan Suku Tolaki Telah di Tangkap, KSK Minta Masyarakat Tolaki Tahan Diri

BARADUPA.COM – KONAWE. Isu penghinaan terhadap suku Tolaki yang dilakukan oleh salah seorang warga melalui skripsinya memantik reaksi keras warga Tolaki. Tak terkecuali Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) yang merupakan toko besar masyarakat Tolaki.

Menanggapi isu tersebut, KSK langsung mengumpulkan para tokoh masyarakat Tolaki di kediamannya, Selasa (11/4/2023). Ia juga langsung berkoordinasi dengan Kapolda hingga ke Kapolri.

Dalam konfrensi persnya, KSK mengimbau agar seluruh masyarakat suku Tolaki bisa menahan diri terhadap isu penghinaan yang semankin memanas. Ia mengaku telah berbicara dengan petinggi Polri dan juga Kapolda.

“Pelaku penghinaan telah ditangkap. Besok akan di bawa ke Polda Sultra. Jadi saya harapkan masyarakat Tolaki tenang dan tidak membuat gerakan, imbaunya di dampingi sejumlah tokoh masyarakat Tolaki.

Baca Juga  Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising

KSK kembali meyakinkan, yang bersangkutan akan ditindak atas apa yang telah dilakukan. Bahkan, orang-orang yang terlibat dalam skripsi tersebut juga bakal diproses juga.

“Besok (12/4/2023) jam 10 kita akan diterima Kapolda. Kapolri juga sudah kasi jaminan bahwa semua yang terlibat akan diambil,” tegasnya.

KSK juga mengungkapkan, saat ini sudah ada ormas dan lembaga yang melapor secara resmi di kantor polisi. Ia berharap masalah itu bisa segera tuntas agar tidak menimbulkan gejolak.

Baca Juga  Lima Kegiatan Anggaran Desa Poaroha Disorot, Aliansi Desak Ombudsman Turun Lapangan

“Percayakan kepada saya dan tokoh-tokoh kita untuk menyelesaikan masalah ini,” tandasnya.

KSK berpandangan, langkah hukum yg ditempuh ini selain tujuan supremasi hukum, juga untuk mengingatkan semua pihak agar benar benar menjaga keutuhan dan soliditas masyarakat Sultra yang multi etnis.

“Saya minta, harmonisasi antar warga Sultra selama ini jangan dikoyak. Kami di Sultra ini, ibarat piring yang bergesekan tapi tak menjadikan retak apalagi pecah. Kenapa? Karena masyarakat Sultra, apakah itu daratan maupun kepulauan, tahu bahwa daerah didirikan lahir karena semangat kebersamaan Muna, Buton, Kendari dan Kolaka yg sekarang sudah berkembang menjadi 17 Kabupaten/Kota,” tegas KSK.

Share :

Baca Juga

Komunitas

AMPH Sultra Soroti Akuntabilitas Dana Desa Poaroha, Laporan Resmi Dilayangkan ke Ombudsman

News

Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

News

ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

Komunitas

Lima Kegiatan Anggaran Desa Poaroha Disorot, Aliansi Desak Ombudsman Turun Lapangan

News

Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan

News

Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

News

Pelantikan Pengurus PAN se-Sultra Siap Digelar, Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir

News

Firli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum, Lulus Summa Cumlaude dengan IPK 4,0