Home / Beranda / News

Minggu, 20 Oktober 2024 - 05:43 WIB

Rusdianto – Fachry Bakal Perjuangkan Pemekaran Kecamatan Anggotoa

BARADUPA.COM – KONAWE.  Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 Rusdianto-Fachry Pahlevi Konggoasa menggelar kampanye dialogis sekaligus pengukuhan tim relawan pemenangan

di Desa Analahumbuti, Kecamatan Wawotobi, Sabtu (19/10/2024) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat rumpun Anggotoa atau eks Kecamatan Anggotoa yang terdiri dari 7 Desa yakni Analahumbuti, Anggotoa, Kukuluri, Palarahi, Korumba, Karandu dan Nario Indah.

Dalam acara tersebut masyarakat rumpun Anggotoa menyampaikan keinginannya agar kedepannya bisa dipimipin oleh pasangan RD-FPK. Karena mereka menilai hanya RD-FPK yang paling paham kondisi Konawe saat ini.

Salah satu tokoh masyarakat rumpun Anggotoa, Jafar, SPd mengajak masyarakat untuk tidak salah memilih pemimpin dalam menentukan nasib Konawe 5 tahun kedepan. Dari ketiga pemimpin yang ada, hanya paslon nomor 2-lah yang paling pantas.

“RD-FPK paling cocok memimpin Konawe, karena RD-FPK adalah ciri pemimpin yang bisa mengayomi dan kami sangat mendambakan sosok pemimpin seperti itu,” terangnya.

Dirinya bercerita jika Rusdianto adalah sosok yang memiliki tingkat kemasyarakatan tinggi, dan tingkat kebersamaan yang tinggi untuk masyarakat Konawe.

“Ini adalah fakta, karena beberapa tahun lalu saya pernah dibantu oleh pak Rusdianto saat terjadi pengerjaan jalan di Sampara. Kondisi saat itu jalan sangat macet, sehinga orang yang melintas harus bermalam. Tapi alternatif lainnya harus menyebrangi pincara yang biaya sangat mahal,” lanjutnya.

Baca Juga  Teguh Santosa Sebut Program Prabowo Bagian dari Strategi Ketahanan Nasional

Saat sedang bingung harus berbuat apa, karena tidak miliki lagi uang lebih untuk menyewa jasa pincara, tiba-tiba dirinya dihampiri oleh Pak Rusdianto yang kebetulan berada di area tersebut. Sehingga dirinya langsung dibantu menyebrangi pincara tanpa mengeluarkan biaya.

“Orang seperti pak Rusdianto lah yang patut kita jadikan pemimpin Konawe. Sehingga saya mengajak masyarakat rumpun Anggotoa untuk mencoblos nomor 2 dan lupakan calon yang lain,” ajaknya.

Wakil calon Bupati Fahcry Pahlevi Konggoasa (FPK) mengatakan jika dirinya sudah mengenal masyarakat rumpun anggotoa dari dulu, karena sejak menjadi anggota DPR-RI sudah beberapa kali menyalurkan bantuan masyarakat.

“Program Aspirasi saya sudah pernah saya salurkan disini seperti pemasangan KWH gratis dan bedah rumah untuk 91 kepala keluarga. Dan jika RD-FPK diberi amanah masyarakat tidak perlu lagi meragukan kami,” terangnya.

Sementara itu, Calon Bupati Konawe, Rusdianto (RD) mengungkapkan niatnya untuk melakukan pemekaran Kecamatan Anggotoa jika RD-FPK dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Konawe 5 tahun kedepan.

Baca Juga  Kasus Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD Konawe Utara Bergulir, Eks Sekwan Dipanggil Polisi

“Pemekaran Kecamatan Anggotoa sudah pernah dilakukan. Namun adanya beberapa kendala, sehingga tidak jadi mekar dan Anggotoa dikembalikan ke Kecamatan induk yakni Kecamatan Wawotobi. Tapi jika RD-FPK terpilih Anggotoa akan kita mekarkan menjadi definitif,” jelasnya.

Rusdianto juga memaparkan ada 12 program prioritas yang siap dilaksanakan dalam visi misi RD-FPK. Diantaranya, pengobatan gratis untuk warga tak mampu, beasiswa gratis, mobil operasional dan dana block grant Rp200 juta tiap tahun untuk tiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Konawe.

Kata dia, masyarakat rumpun anggotoa mayoritas petani maka dalam visi-misi RD-FPK sektor pertanian adalah prioritas. Mulai dari penambahan kuota pupuk subsidi, bantuan bibit, perbaikan infrastruktur pertanian dan penyediaan alat pertanian moderen untuk membantu kerja petani Konawe.

“Selain itu dalam visi-misi RD-FPK akan memberikan mobil operasional dan dana block grant Rp200 juta tiap tahun untuk tiap desa/kelurahan dan umroh gratis untuk guru ngaji dan imam masjid,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

News

Teguh Santosa Sebut Program Prabowo Bagian dari Strategi Ketahanan Nasional

News

Dua Minggu Tanpa Kepastian, Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Pasar Baru Menanti Keadilan

Beranda

Kemenkum Sultra Serahkan Sertifikat EBT, Budaya Barata Kahedupa Dapat Perlindungan Hukum

News

Mahasiswa dan Pria Asal Wolasi Dilaporkan Terkait Dugaan Penggelapan Motor

Komunitas

Teguh Santosa Sebut Ideologi Pembangunan Prabowo Jawaban atas Paradoks Indonesia

News

Rich Club Kendari Disorot Soal Legalitas Live DJ, Pemerintah Diminta Cek Izin

Beranda

Kasus Eks Sekwan Konawe Utara Belum Tuntas, MAP HUKUM Desak Polda Bergerak Cepat

News

Kasus Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD Konawe Utara Bergulir, Eks Sekwan Dipanggil Polisi