Home / News / Ragam

Senin, 30 Maret 2026 - 08:21 WIB

Sikap Petugas Disorot, Bandara Halu Oleo Tuai Kritik Tajam Warganet

BARADUPA.COM – KENDARI.   Pelayanan di Bandar Udara (Bandara) Halu Oleo kembali menuai perhatian publik, terutama dari warganet yang menyampaikan keluhan melalui media sosial.

Salah satu akun Facebook, Dullah Onepiece, menilai sikap petugas bandara masih kurang bersahabat terhadap penumpang.

“lya btul juga sdh sering ke bandara pelayanannya kurang smile (Senyum),” katanya.

Komentar serupa juga datang dari netizen lain yang menilai sebagian petugas terkesan hanya menunjukkan kesibukan tanpa memberikan pelayanan maksimal.

“Bergaya sj krjanya merasa paling
sibuk, merasa yg punya pesawat semua itu,” ungkapnya.

Netizen bernama Ismail Ode turut memberikan pandangan terkait pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam pelayanan.

“Itulah pentingnya SDM,” ujarnya.
Sementara itu, akun Tunggal Dara menyoroti kurangnya kepekaan petugas terhadap kebutuhan pengunjung bandara.

Baca Juga  JMSI Sultra Kecam Dugaan Tekanan terhadap Wartawan, UU Pers Jadi Rujukan

“Karena Kurang Kesadaran Dan Kurang Kecakapan.(MaLas tahu),” katanya.

Sebelumnya, Bandara Haluoleo Kendari juga sempat menjadi perbincangan setelah keluhan penumpang viral di media sosial.
Keluhan tersebut mencuat melalui unggahan video oleh akun TikTok Eskrimmerkuri pada Sabtu (28/3/2026).

Dalam video tersebut, penumpang mengaku tidak puas dengan sikap petugas yang dinilai kurang ramah. Ia bahkan menilai perlu adanya peningkatan pelatihan terkait etika pelayanan bagi para petugas.

Penumpang itu juga mengungkapkan kebingungannya saat mencari lokasi check-in Pelita Air di area bandara. Saat mencoba bertanya, ia merasa tidak mendapatkan penjelasan yang jelas dan respons yang ramah.

Selain itu, ia mengaku sempat mendengar komentar dari petugas yang dianggap merendahkan, disertai dengan tawa.
Masalah pelayanan di Bandara Haluoleo disebut bukan hal baru.

Baca Juga  Milad Barata Kahedupa ke-766 Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pelestarian Adat, Budaya dan Pariwisata Wakatobi

Sebelumnya, polemik terkait transportasi online juga sempat mencuat karena belum diizinkan beroperasi di kawasan bandara. Kondisi tersebut terjadi lantaran belum adanya kerja sama resmi dengan pihak terkait. Kebijakan ini pun memicu kritik dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah.

Pemerintah daerah sendiri menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan yang dinilai masih belum optimal.
Di sisi lain, pengemudi transportasi online juga menyampaikan keluhan terkait pembatasan aktivitas hingga dugaan intimidasi.

Sebagai salah satu pintu gerbang utama di Sulawesi Tenggara, kualitas pelayanan Bandara Haluoleo dinilai memiliki peran penting. Masyarakat pun kini menantikan langkah nyata dari pihak berwenang untuk membenahi berbagai persoalan tersebut.

Share :

Baca Juga

News

Yusran Akbar Instruksikan Penguatan Personel dan Sarpras Hadapi Karhutla serta Kekeringan

Komunitas

Pengurus JMSI Sumbar Dilantik, Tantangan Membangun Media Siber Sehat Menanti

News

Presiden Terima Delegasi Tiongkok, Indonesia Tegaskan Peran sebagai Stabilizing Power di Kawasan

News

Barata Kahedupa Gelar Peringatan Maulid Nabi, Lakina Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi

News

Adhi Yaksa Soroti Laporan terhadap Wartawan Simpul Indonesia: Utamakan Mekanisme Pers

News

CEO PT JNP Tak Hadir dalam Pemeriksaan Dugaan Intimidasi Wartawan, Polisi Layangkan Panggilan Kedua

News

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat

News

Jurnalis Simpul Indonesia Dipanggil Polres Konsel, Bakornas LKBHMI Soroti Mekanisme Penyelesaian Sengketa Pers