Home / News

Sabtu, 7 November 2026 - 16:52 WIB

Sukses Menembus Latoma–Routa, 27 Tim Ekspedisi Disambut Bupati Konawe

BARADUPA.COM – KONAWE. Sebanyak 27 anggota Tim Ekspedisi Latoma–Routa berhasil menyelesaikan perjalanan penelusuran jalur dari Kecamatan Latoma menuju Kecamatan Routa dan tiba dengan selamat di Kabupaten Konawe.

Sebelumnya Tim Ekspedisi Bersahaja yang berjumlah 20 orang tersebut telah melakukan perjalanan dari Kecamatan Latoma pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Tim Ekspedisi menempuh perjalanan selama 14 hari dan peserta tiba dengan selamat di Posko Puncak Hiuka disambut oleh 7 tim lainnya termaksud Wakil Bupati Konawe, Desa Tanggola, Kecamatan Routa, pada Kamis, 5 November 2026.

27 anggota Tim Ekspedisi Latoma–Routa dibawah koordinasi Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.M, tiba dengan selamat di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Konawe, Sabtu (7/11/2026).

Kedatangan rombongan Wakil Bupati Konawe bersama Tim Ekspedisi tersebut disambut langsung Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., bersama pimpinan OPD.

Kepulangan Tim Ekspedisi tentunya membawa banyak informasi baru tentang hasil dari perjalanan panjang yang ditempuh. Baik tentang sejarah kebudayaan, wisata maupun potensi alam lainnya.

H. Syamsul Ibrahim mengatakan bahwa perjalanan ini adalah salah satu langkah yang diambil Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe dalam upaya mengetahui lebih jauh tentang kondisi diwilayah tersebut, yang kedepan ada langkah untuk membuka akses jalan Latoma ke Routa.

“Sehingga hasil penelusuran lapangan menjadi modal awal bagi pemerintah daerah dalam merancang tindak lanjut pembangunan infrastruktur tersebut,” kata Wakil Bupati.

Baca Juga  JMSI Riau Perkuat SDM Pers, 30 Wartawan Ikuti UKW

Rencana tersebut akan di koordinasikan dengan beberapa instansi terkait, termaksud instansi pertikal lainnya. Salah satunya Kementrian Kehutanan.

“Untuk mewujudkan hal ini, pemerintah daerah harus segera berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan agar rencana pembukaan akses jalan bisa dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, menyampaikan apresiasi, rasa haru dan syukur atas keberhasilan seluruh peserta menyelesaikan ekspedisi dan kembali dalam keadaan selamat.

Yusran Akbar menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Tim Ekspedisi bukanlah sekedar persiapan pembangun sarana penghubung wilayah Latoma dan Routa, tetapi termaksud penelusuran tentang sejarah, budaya termaksud potensi kekayaan alam yang ada.

Untuk itu, Bupati meminta agar seluruh hasil yang didapatkan selama menempuh perjalanan dapat dicatatkan dan dijadikan sebagai dokumentasi. Agar dapat menjadi dasar untuk langkah-langkah selanjutnya.

 

“Saya ingin semua hasil ekspedisi ini ditulis dan didokumentasikan. Jangan berhenti sampai di sini, karena ekspedisi ini bukan hanya mencari jalur untuk pembangunan jalan, tetapi juga merupakan ekspedisi kebudayaan,” tegas Yusran.

Bupati mengungkapkan, selama menembus kawasan tersebut, para peserta memperoleh sejumlah informasi mengenai cerita rakyat, kisah leluhur, hingga peninggalan sejarah yang masih hidup dalam ingatan masyarakat setempat.

Bahkan, tim menemukan beberapa lokasi yang diduga memiliki nilai historis dan kebudayaan, di antaranya makam leluhur.

Temuan itu, menurut Yusran, tidak boleh dibiarkan menjadi cerita yang hilang ditelan waktu. Diperlukan penelusuran lebih lanjut agar warisan tersebut dapat dicatat sebagai bagian dari sejarah dan peradaban masyarakat Konawe.

Baca Juga  Prestasi Beruntun Enam Tahun, Swarna Dwipa Property Sultra Kembali Jadi Nomor Satu

Tak hanya menyimpan jejak masa lalu, kawasan yang dilalui tim juga memperlihatkan potensi alam yang menjanjikan. Sejumlah objek alam, termasuk danau, menjadi bagian dari temuan yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata.

“Kebudayaan dan pariwisata merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Temuan-temuan selama ekspedisi ini harus kita eksplorasi lebih lanjut agar dapat memberikan manfaat bagi daerah,” ungkapnya.

Untuk memastikan seluruh temuan tidak berhenti sebatas catatan perjalanan, Yusran meminta Wakil Bupati bersama tim ekspedisi dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera mengoordinasikan pengumpulan serta pengolahan data.

Pemerintah Kabupaten Konawe juga akan menindaklanjuti hasil penelusuran melalui koordinasi dengan Dinas Kehutanan dan instansi Pekerjaan Umum guna mengkaji kemungkinan pembukaan jalur alternatif Latoma–Routa.

Langkah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi perencanaan yang lebih matang, baik dari aspek teknis pembangunan, ketentuan kawasan hutan, maupun manfaatnya bagi masyarakat.

Di penghujung kegiatan, Bupati kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh 27 anggota tim serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan selama ekspedisi berlangsung.

Bahkan, pemerintah daerah telah membuka peluang untuk melanjutkan penjelajahan tersebut melalui ekspedisi berikutnya pada 2027.

Ekspedisi lanjutan itu direncanakan untuk menggali lebih dalam potensi wilayah, mulai dari konektivitas antarwilayah, sejarah, kebudayaan, hingga pariwisata.

 

Share :

Baca Juga

Komunitas

JMSI Riau Perkuat SDM Pers, 30 Wartawan Ikuti UKW

News

Ancaman Karhutla Mengintai Riau, Mitigasi Berbasis Teknologi Didorong

News

Teguh Santosa: Penyadapan terhadap Presiden Bisa Guncang Kepercayaan Dunia pada Indonesia

News

Prestasi Beruntun Enam Tahun, Swarna Dwipa Property Sultra Kembali Jadi Nomor Satu

News

Dari Aksi Greenpeace hingga Ancaman Karhutla, Pemerintah Tegaskan Komitmen Lingkungan

News

Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

News

ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

News

Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan