Home / Komunitas / News

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:48 WIB

UKW PWI Konawe Angkatan I Resmi Ditutup, 25 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Foto Bersma Peserta, Panitia dan Tim Penguji dari Pusat

Foto Bersma Peserta, Panitia dan Tim Penguji dari Pusat

BARADUPA.COM – KONAWE.   Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Konawe  berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kabupaten Konawe Angkatan I. Kegiatan ini resmi ditutup setelah berlangsung selama dua hari, 4–5 Mei 2026, di Hotel Nugraha, Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini menjadi sejarah penting bagi dunia jurnalistik di Konawe. Secara nasional, pelaksanaan UKW di Konawe tercatat sebagai UKW ke-851, UKW ke-9 di Provinsi Sulawesi Tenggara, dan yang pertama kalinya digelar di Kabupaten Konawe.

Hal tersebut disampaikan Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat, Dr. Aat Surya Safaat, saat memberikan sambutan sekaligus mengumumkan hasil UKW.

Dalam laporannya, Aat menyebutkan dari total 28 peserta yang terdaftar, sebanyak 27 peserta hadir mengikuti ujian. Dari jumlah tersebut, 25 peserta dinyatakan kompeten, sementara 2 peserta lainnya belum kompeten.

“Dengan bertambahnya 25 orang yang dinyatakan kompeten pada UKW kali ini, maka jumlah wartawan kompeten secara nasional saat ini menjadi 20.453 orang,” ujarnya.

Baca Juga  MBM Sultra Desak Polda Tahan Pimpinan PT Tadisangka Usai Kasus Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Naik Penyidikan
Foto : Wartawan Baradupa.com, La Ode Hermawan (Kiri) bersama Direktur UKW PWI Pusat, Dr. Aat Surya Safaat (Kanan)

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada peserta yang berhasil lulus kompetensi. Sementara bagi peserta yang belum dinyatakan kompeten, ia meminta agar tidak berkecil hati.

“Insyaallah enam bulan ke depan bisa ikut kembali, yang rencananya akan dilaksanakan di kabupaten tetangga. Jadikan yang sekarang sebagai pengalaman yang berharga, insyaallah ke depannya akan lebih baik lagi,” katanya.

Kepada peserta yang telah kompeten, Aat juga berpesan agar tetap menjaga profesionalisme di tengah perkembangan era digital. Menurutnya, selain akurasi dan kejujuran, kecepatan menjadi faktor penting dalam dunia jurnalistik saat ini.

“Di era digital ini, selain akurasi, kejujuran, dan lain-lain, yang tidak kalah pentingnya adalah faktor kecepatan. Berita itu lebih cepat basi dibanding roti, jadi kecepatan menjadi ukuran yang pertama,” tegasnya.

Baca Juga  DPM FKIP UHO Desak Kejati Sultra Usut Dugaan Intervensi Gerakan Massa

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe, Drs. H. Muh. Akib Ras, M.Si, saat menutup kegiatan memberikan apresiasi kepada PWI Sultra dan PWI Konawe atas kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menyukseskan pelaksanaan UKW tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan UKW kita ini berjalan lancar dan sukses, dan ini berkat kerja sama kita semua,” ungkap Akib Ras.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim penguji dari PWI Pusat yang telah hadir langsung di Konawe.

“Saya juga sangat berterima kasih kepada para tim penguji dari pusat yang sudah hadir di Konawe, yang mana mereka adalah tim terbaik yang ada di pusat,” tambahnya.

Pelaksanaan UKW perdana di Konawe ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan kompetensi wartawan di daerah, sekaligus mendorong lahirnya produk jurnalistik yang lebih kredibel dan bertanggung jawab.

Share :

Baca Juga

News

Kebakaran Lahan di Nanga-Nanga Kendari, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat

News

GREAT Institute: Visi “Jalan Raya Pasifik” Prabowo Terobosan Doktrin Geopolitik Maritim 

News

Komisi III DPR RI Angkat Bicara soal Media Simpul Indonesia Dilaporkan PT GMS

Komunitas

JMSI Sultra Kecam Dugaan Tekanan terhadap Wartawan, UU Pers Jadi Rujukan

News

Yusran Akbar Instruksikan Penguatan Personel dan Sarpras Hadapi Karhutla serta Kekeringan

Komunitas

Pengurus JMSI Sumbar Dilantik, Tantangan Membangun Media Siber Sehat Menanti

News

Presiden Terima Delegasi Tiongkok, Indonesia Tegaskan Peran sebagai Stabilizing Power di Kawasan

News

Barata Kahedupa Gelar Peringatan Maulid Nabi, Lakina Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi