BARADUPA.COM – KONAWE. Pemerintah Desa Tamesandi, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe menggelar kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) 2025 dengan fokus membersihkan saluran air atau drainase dan Bahu Jalan yang berada di jalur utama Jalan Desa setempat pada Kamis (22/05/25).
Kepala Desa Tamesandi, Mido Lasurua, SH.,MH.,CMLc yang secara langsung memimpin giat yang sudah dilaksanakan sejak kemarin (21/05/25), mengatakan, tujuan dari kegiatan Padat Karya Tunai Dana Desa tersebut untuk membersihkan dan mengangkat sampah dan lumpur yang ada di saluran drainase yang berada di pinggir jalan utama mengingat mulai turunnya intensitas hujan akhir-akhir ini.

“Iya sudah dua hari ini kita melakukan gotong royong bersama masyarakat Desa Tamesandi untuk membersihkan saluran air yang tanahnya mulai tinggi dikarenakan musim hujan, dan Insya Allah kegiatannya sampai hari sabtu (24/05/25)” ucapnya.
PKTD sendiri merupakan program pemerintah berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marginal, bersifat produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Mido menjelaskan, Pemerintah Desa Tamesandi melaksanakan kegiatan tersebut dengan melibatkan warga lokal yang berada di Desa Tamesandi menjadi salah satu kegiatan untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan PKTD ini kita jadikan sebagai ajang untuk menumbuhkan budaya gotong royong, kekompakan, dan kebersamaan dalam konteks yang positif. Sehingga tercipta kesadaran di masyarakat tentang pola hidup yang baik terhadap lingkungan,” tuturnya.

Ia menambahkan, diharapkan output dari kegiatan tersebut nantinya menjadi suatu kebiasaan bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan tempat tinggal mereka agar selalu bersih dan rapi. Pola pikir masyarakat tentang permasalahan sampah juga dapat terbentuk sehingga kedepan diharapkan wilayah Desa Tamesandi bersih dan asri.
“Saya berharap dengan begitu kesadaran masyarakat mulai meningkat tentang kebersihan ini, mereka yang akan menjadi pelopor kebersihan di lingkungan mereka. Hal ini tentu dapat memperindah dan menyehatkan lingkungan tempat tinggal serta mengurangi potensi bencana banjir,” ujarnya.















