Home / News

Minggu, 29 September 2024 - 18:48 WIB

Ziarah Ke Makam Bokeo Tohamba di Padangguni, RD-FPK Janji Akan Lakukan Pemugaran Makam

BARADUPA.COM – KONAWE.  Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Konawe nomor urut 2 (dua), Rusdianto dan Fachry Pahlevi Konggoasa (RD-FPK), bertandang ke Kecamatan Padangguni untuk mengukuhkan tim pemenangannya, Minggu (29/9/2024).

Sebelum ke tempat pengukuhan tim, RD-FPK terlebih dulu melakukan ziarah ke Makam Leluhur Bokeo Tohamba bin Mokole Maranai yang terletak di Desa Sambaosu.

Baca Juga  GPIM Konawe Luncurkan Makan Bowo Gratis, Bukti Dukungan terhadap Program Prabowo

Dalam kesempatan itu, RD-FPK turut didampingi istri tercinta, Ketua Tim Pemenangan Irawan Laliasa serta sejumlah tim pemenangan.

Usai membacakan doa untuk leluhur Konawe, Rusdianto berjanji akan memugar atau memperbaiki kembali Makam Bokeo Tohamba. Menurutnya, makam tersebut perlu dibuat lebih indah agar peziarah bisa berkunjung dengan nyaman.

Baca Juga  Membaca Ekodiplomasi dan Posisi Geopolitik Indonesia di Era Prabowo

“Kita sudah berjanji di depan makam ini. Insya Allah kalau pemimpin Konawe nanti, akan kami pugar makamnya,” ujar Rusdianto yang diamini Fachry dan rombongan timnya.

Selanjutnya, Paslon nomor urut dua tersebut melanjutkan perjalanan untuk mengukuhkan Tim Pemenangan Kecamatan Padangguni di Desa Matahori. (rls)

Share :

Baca Juga

News

Soroti Dampak Lingkungan Tambang PT GMS, IMALAK Sultra Minta Negara Bertindak

News

Rentetan Kasus Jadi Sorotan, AMAN Sultra Minta Kapolres Bau-Bau Dievaluasi dan Dicopot

News

Dugaan Tambang Batu Tanpa Izin dan Keterlibatan Oknum, AMAN Sultra Minta Aparat Bergerak Cepat

News

PT Tiran Belum Bangun Smelter, AKAR-SULTRA Desak Pemerintah Jangan Beri Izin Lanjutan

News

Terkait Dugaan Penimbunan Solar, PT Erianti Beri Klarifikasi Resmi

News

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, AMAN Sultra Minta Polda Audit PT Erianti Mandiri Sejahtra

News

Desak Reformasi di Polres Bau-Bau, AMAN Sultra Minta Kapolda Ambil Langkah Tegas

Komunitas

Sambut 1 Muharram 1448 H, Barata Kahedupa Gelar Doa dan Zikir untuk Keselamatan Daerah dan Bangsa