Home / News

Rabu, 11 September 2024 - 10:59 WIB

Pemda Konawe Bakal Tertibkan Lapak Ikan Disejumlah Ruas Kota Unaaha

BARADUPA.COM – KONAWE.  Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe akan menertibkan para pedangkan ikan basah atau lapak ikan yang mulai menjamur di Kota Unaaha

Penegakkan dimaksud untuk memperindah Kota Unaaha serta upaya pemerintah menjaga kebersihan di areal pemukiman warga

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Cici Ita Ristianti, mengungkapkan, sebelum melakukan langka tersebut pihaknya akan memanggil para pedagang atau ketua asosiasi guna merundingankan langkah pemerintah untuk menertibkan lapak tersebut.

“Nanti dalam pertemuan ini, nanti kita carikan solusinya, yang jelasnya kita akan undang stakeholder” ungkap Cici usai mendapingi Pj Bupati Konawe Stanley meninjauh pasar Sore Rahabangga, Selasa, 10 September 2024.

Baca Juga  Kemenimipas Tegas, 346 WNA Bermasalah Ditindak Lewat Operasi Nasional

Menurut Cici, apabila nanti dalam rundingan tidak menemukan mufakat antara pedagang dan pemerintah, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya pada tim yang akan turun, karena mereka (pelapak-red) tidak memiliki izin untuk menjual ikan di areal pemukiman warga.

Kata Cici, pemerintah telah menyiapkan tempat penjualan ikan, untuk di Kota Unaaha ada pasar Rahabangga dan pasar Asinua, di dua pasar ini masih banyak tempat yang kosong.

“Almarhum Wakil Bupati Gusli Topan Sabara sudah memindahkan pasar Ameroro ke Rahabangga, hal ini untuk memudahkan akses masyarakat, tetapi akhir akhir ini pasar ini banyak yang kosong karena adanya lapak lapak ikan di Kota Unaaha,

Baca Juga  Kemenipas Perkuat WFH dengan Monitoring Digital, Target Kinerja Harian Dikejar

Dikatakannya, sejak pasar sore Ameroro di pindahkan di Rahabangga, pihak pemda hanya menarik retribusinya, namun yang membuat lapak pedagang itu sendiri.

“Setahun terakhir ini banyak pedagang di pasar mengeluhkan adanya pelapak di ruas Kota Unaaha, kehadiran lapak ini sangat mempengaruhi pendapatan pedagang di pasar, karena para lapak ini sudah jual ikan, sayur dan bumbu bumbu lainnya, jadinya pembeli di pasar sepih, akibatnya retribusi pasar dari 5ribu diturunkan jadi 3ribu,”kata Cici.

Share :

Baca Juga

News

Perlindungan Karya Jurnalistik Jadi Sorotan, Dewan Pers Serahkan Usulan Strategis

News

Satlantas Kendari Layangkan Teguran, YPA Handayani Diminta Tertib

News

Kemenimipas Tegas, 346 WNA Bermasalah Ditindak Lewat Operasi Nasional

News

Dugaan Suap MBG Rp50 Juta, Aliansi Minta Sanksi Tegas untuk Oknum DPRD

Komunitas

JMSI Sultra Akan Gelar Talkshow Ekonomi Libatkan Pemerintah dan Pelaku Usaha

News

Kemenipas Perkuat WFH dengan Monitoring Digital, Target Kinerja Harian Dikejar

Komunitas

JMSI Sultra dan Balai Bahasa Sepakat Kolaborasi Program Kebahasaan

News

Sekda Konawe Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Target Pertahankan WTP