Home / News

Jumat, 26 September 2025 - 21:37 WIB

Ketua DPRD Konawe Bantah Buat Konten Viral, Minta Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

BARADUPA.COM – KONAWE.   Sebuah video yang menyeret nama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM., beredar luas di media sosial dan menuai sorotan publik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Konawe memberikan klarifikasi. Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membuat konten sebagaimana yang ditampilkan dalam video viral tersebut.

“Di era digital saat ini, hampir semua orang bisa membuat konten, apalagi dengan dukungan aplikasi. Tapi saya pastikan, video itu bukan konten yang saya buat,” ujar I Made Asmaya saat ditemui di rumah jabatan, Jumat malam (26/9/2025).

Made mengaku terkejut setelah sejumlah kolega mengirimkan video tersebut kepadanya. Meski demikian, ia menegaskan tidak akan menempuh jalur hukum. Ia hanya meminta agar semua pihak berhenti menyebarkan konten itu.

Baca Juga  Sekda Konawe Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Target Pertahankan WTP

“Mari kita bijak bermedia sosial. Jangan karena mengejar kepentingan konten atau komersial, orang lain yang justru dirugikan,” imbaunya.

Sementara itu, pemilik akun TikTok Aim Project mengaku sebagai pembuat video tersebut. Ia menjelaskan bahwa video itu diedit jauh sebelum Pilkada Konawe, ketika I Made Asmaya bahkan belum menjabat sebagai Ketua DPRD.

“Itu video lama. Saya yang edit dan buat konten di TikTok. Tapi sekarang ada yang comot tanpa izin dan diposting ulang seolah-olah video baru,” ungkap Aim Project.

Baca Juga  JMSI Sultra dan Balai Bahasa Sepakat Kolaborasi Program Kebahasaan

Terkait hal itu, Aim Project menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap akun Facebook Informasi Konawe yang pertama kali menyebarkan ulang konten miliknya tanpa izin.

“Saya akan melaporkan akun FB Informasi Konawe yang telah mengambil video saya tanpa izin, memposting ulang, dan memframing seakan-akan video itu baru dibuat. Itu sudah menimbulkan kegaduhan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bakal menyeret akun-akun lain yang ikut menyebarkan video tersebut dengan narasi provokatif.

“Yang jelas, saya akan melaporkan semua akun yang menyebarkan video itu dengan caption bernuansa provokasi,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Komunitas

Seminar HAM JMSI Sultra Segera Digelar, Fokus pada Konflik Sosial di Daerah

News

Perlindungan Karya Jurnalistik Jadi Sorotan, Dewan Pers Serahkan Usulan Strategis

News

Satlantas Kendari Layangkan Teguran, YPA Handayani Diminta Tertib

News

Kemenimipas Tegas, 346 WNA Bermasalah Ditindak Lewat Operasi Nasional

News

Dugaan Suap MBG Rp50 Juta, Aliansi Minta Sanksi Tegas untuk Oknum DPRD

Komunitas

JMSI Sultra Akan Gelar Talkshow Ekonomi Libatkan Pemerintah dan Pelaku Usaha

News

Kemenipas Perkuat WFH dengan Monitoring Digital, Target Kinerja Harian Dikejar

Komunitas

JMSI Sultra dan Balai Bahasa Sepakat Kolaborasi Program Kebahasaan