Home / Budaya / News

Selasa, 9 Mei 2023 - 07:09 WIB

Bupati Perintahkan Mosehe Wonua Pasca Kelakuan Bejat Seorang Ayah di Amonggedo

BARADUPA.COM – Seorang ayah di Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) tega menghamili anak kandungnya sendiri. Sang putri bahkan belum lama ini diketahui telah melahirkan anak dari perbuatan bejat bapaknya.

Informasi tersebut diungkapkan Camat Amonggedo, Hj. Megawati saat dihubungi via telepon, Senin (8/5/2023). Ia menerangkan kalau informasi itu awalnya ia tahu saat Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) menegurnya.

Saat menyampaikan informasi tersebut lanjut Mega (sapaan akrab Megawati), bupati tengah dalam suasana hati kurang baik. Ia tampak marah lantaran ada kejadian yang dianggap dapat membawa bala.

“Bagaimana pembangunan smelter mau jalan kalau di daerah itu panas (ada kejadian yang memicu bala, red),” ujar Mega menirukan pesan dari KSK.

Baca Juga  Teguh Santosa Tegaskan Dukungan JMSI untuk HPN 2027 di Lampung

Lanjut Mega, dirinya selaku pemerintah kecamatan diminta KSK untuk segera menggelar ritual Mosehe Wonua atau ritual tolak bala berdasarkan kepercayaan masyarakat adat Suku Tolaki.

“Mosehe sudah dilakukan di balai desa, kemarin. Tapi hanya dilingkungan keluarga saja. Pak bupati perintahkan harus Mosehe Wonua untuk empat desa serumpun (masyarakat Tolaki) di sana. Kau bersihkan dulu itu,” jelas Mega kembali menirukan perintah dari bupati.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Camat Amonggedo, kasus itu bermula ketika korban berkuliah di Kendari. Biaya selama kuliah akan ditanggung oleh ayah dan saudaranya. Ayahnya membantu biaya kebutuhan sehari-hari, sedang saudaranya membantu biaya kos.

Aksi bejat itu dilakukan saat si ayah pergi mengantarkan langsung biaya kuliah ke kamar kos anaknya. Korban pun tak bisa berbuat banyak, kecuali menutup rapat-rapat aib tersebut.

Baca Juga  Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan

Seiring waktu, korban pun hamil. Selama mengandung, pihak keluarga tidak ada yang mengetahuinya. Masalah mulai terkuak saat korban telah melahirkan.

Saat itu, pihak keluarga berupaya bertanya kepada korban perihal siapa ayah dari anak yang dilahirkan. Akan tetapi, korban enggan membocorkannya.

Setelah merenung dan memberanikan diri, korban kemudian menuliskan pesan untuk keluarganya. Dari situlah, kelakuan si ayah bejat akhirnya terbongkar.

“Saya juga kaget ketika dengar informasi ini. Sebentar ini, saya akan ke Polsek dulu dan juga memanggil Kades setempat ke rumah. Supaya jelas kronologinya dan masalah ini segera diselesaikan,” pungkas Mega.

Share :

Baca Juga

News

Teguh Santosa: Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

News

ARS LAW FIRM Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Konawe, Minta Penanganan Segera Dituntaskan

News

Forum PBB Bahas Sahara Maroko, Teguh Santosa Tekankan Hak atas Pembangunan

News

Komunikasi Dua Arah Jadi Strategi Bakom RI Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

News

Pelantikan Pengurus PAN se-Sultra Siap Digelar, Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir

News

Firli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum, Lulus Summa Cumlaude dengan IPK 4,0

Komunitas

MAHACALA UHO Tuan Rumah TWKM XXXV, 350 Mahasiswa Siap Datang ke Sultra

News

Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising