Home / News

Jumat, 19 Januari 2024 - 18:48 WIB

Dorong Pembentukan Karakter Bangsa, DPRD Konawe Aktif Dukung Pelestarian Kebudayaan

BARADUPA.COM – KONAWE.  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe terus memberikan dukungan yang konsisten dalam upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah.

Inisiatif ini bertujuan mendorong pembentukan karakter bangsa melalui nilai-nilai kearifan lokal. Pasalnya, pengembangan pelestarian kebudayaan daerah yang ada di masyarakat dinilai sangat penting dalam rangka pembangunan karakter bangsa.

Abdul Ginal Sambari, Anggota DPRD Konawe dari fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), menggarisbawahi pentingnya peran kebudayaan sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas Indonesia yang kaya akan keanekaragaman budaya.

DPRD Konawe aktif memperlihatkan keseriusan melalui pembentukan Peraturan Daerah (Perda) seperti Nomor 14 Tahun 2016 tentang cagar budaya dan Nomor 26 Tahun 2015 tentang pelestarian serta pengembangan kebudayaan daerah.

Baca Juga  Perlindungan Karya Jurnalistik Jadi Sorotan, Dewan Pers Serahkan Usulan Strategis

“Kami terus mengawasi penerapan peraturan daerah terkait cagar budaya dan pelestarian serta pengembangan kebudayaan daerah,” ungkap Abdul Ginal Sambari, yang akrab disapa om kumis.

Dalam mendukung pelestarian kebudayaan, DPRD Konawe turut menyoroti implementasi Perda dengan mengawasi aspek-aspek seperti pakaian adat, pelatihan dan kaderisasi pelaku adat, serta program berbahasa tolaki dalam sehari dalam seminggu di lingkungan sekolah dan kantor pemerintah.

“Kami menilai kebudayaan perlu diperhatikan, ini merupakan identitas yang harus kita jaga bersama. Pemerintah dan seluruh masyarakat perlu memberikan perhatian serius terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan,” sambungnya.

Baca Juga  Satlantas Kendari Layangkan Teguran, YPA Handayani Diminta Tertib

Untuk diketahui, delapan cagar budaya yang ditetapkan meliputi, kawasan makam raja Lakidende di Kelurahan Arombu, makam Ponggawa Watukila di Kelurahan Tongauna, makam Kalenggo di Kelurahan Puunaha, makam Lelesuwa, makam Tutuwi Motaha di Desa Lerehoma, Soronga dan Gua Pemakaman Prasejarah Padangguni yang berada di Desa Matahori.

Langkah-langkah konkret ini menjadi tonggak penting dalam menjaga warisan budaya yang berharga di Kabupaten Konawe.

Share :

Baca Juga

Komunitas

Seminar HAM JMSI Sultra Segera Digelar, Fokus pada Konflik Sosial di Daerah

News

Perlindungan Karya Jurnalistik Jadi Sorotan, Dewan Pers Serahkan Usulan Strategis

News

Satlantas Kendari Layangkan Teguran, YPA Handayani Diminta Tertib

News

Kemenimipas Tegas, 346 WNA Bermasalah Ditindak Lewat Operasi Nasional

News

Dugaan Suap MBG Rp50 Juta, Aliansi Minta Sanksi Tegas untuk Oknum DPRD

Komunitas

JMSI Sultra Akan Gelar Talkshow Ekonomi Libatkan Pemerintah dan Pelaku Usaha

News

Kemenipas Perkuat WFH dengan Monitoring Digital, Target Kinerja Harian Dikejar

Komunitas

JMSI Sultra dan Balai Bahasa Sepakat Kolaborasi Program Kebahasaan