Home / News

Rabu, 26 Maret 2025 - 20:31 WIB

Hadiri Peresmian Pura di Polda Sultra, Ketua DPRD Konawe Sebut Simbol Toleransi dan Kebersamaan Yang Patut diapresiasi

BARADUPA.COM – KENDARI – Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM, turut hadir dalam acara peresmian Pura Dharma Chakti Raharja di kompleks Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), yang berlangsung pada Selasa, 25 Maret 2025.

Peresmian pura ini menjadi simbol penting dari toleransi dan kebersamaan antar umat beragama di lingkungan kepolisian.

Acara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, S.IK, ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Waka Polda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, SH, MH, Irwasda Kombes Pol Hartoyo, S.IK, para pejabat utama Polda Sultra, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sultra, Prof. Dr. Eng. I Nyoman Sudiana, S.Pd., M.Si, Pembimas Hindu Kemenag Sultra, Pinandhita Sanggraha Nusantara Sultra, WHDI Sultra, serta seluruh personel Polda Sultra yang beragama Hindu.

Dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga Kepala SPN Polda Sultra, Kombes Pol I Gusti Agung Dhana Aryawan, S.IK, M.Si, menjelaskan bahwa pembangunan Pura Dharma Chakti Raharja telah dimulai sejak November 2023 dan rampung pada Maret 2025.

Baca Juga  SMSI Konawe Kritik Pemanggilan Ketua JMSI, Sengketa Pemberitaan Bukan Ranah Pidana

Total dana yang dihabiskan untuk pembangunan mencapai Rp825 juta lebih, yang bersumber dari anggaran kedinasan, bantuan Kementerian Agama Wilayah Sultra, serta sumbangan dari Ikatan Keluarga Besar Hindu Polda Sultra.

Kapolda Irjen Dwi Irianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian pura ini merupakan wujud komitmen Polda Sultra dalam menyediakan fasilitas yang memadai bagi personel yang beragama Hindu untuk menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.

Kapolda juga menekankan bahwa keberadaan pura ini bukan hanya sebagai fasilitas keagamaan internal, tetapi juga sebagai simbol keterbukaan dan keharmonisan antar umat beragama di lingkungan Polda Sultra.

“Pura ini tidak hanya menjadi fasilitas keagamaan di internal Polda Sultra, tetapi juga menjadi simbol keterbukaan dan keharmonisan,” ungkap Kapolda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan pura ini, sebagai bukti nyata dari semangat gotong royong dan kebersamaan.

Baca Juga  PERMAHI Kendari Angkat Suara, Polisi Diminta Tak Kriminalisasi Produk Jurnalistik

Sebagai penutup, Irjen Dwi Irianto mengajak seluruh personel untuk senantiasa merawat dan menjaga kebersihan pura, agar dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, yang ditemui usai acara, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Polda Sultra atas komitmen mereka dalam memberikan ruang bagi personel yang beragama Hindu untuk melaksanakan ibadah di lingkungan kerja.

“Komitmen Bapak Kapolda bersama jajaran tidak diragukan lagi dalam mengayomi semua elemen masyarakat, termasuk mengayomi personel. Ini Simbol Toleransi dan Kebersamaan yang patut mendapatkan apresiasi,” ujarnya.

Made berharap agar pura yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp800 juta ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh personel yang beragama Hindu.

“Kita berharap Pura Dharma Chakti Raharja dijaga dan dirawat agar personel yang hendak beribadah bisa merasa nyaman dan beribadah dengan khusyuk,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Komunitas

JMSI Sultra dan Balai Bahasa Sepakat Kolaborasi Program Kebahasaan

News

Sekda Konawe Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Target Pertahankan WTP

News

Sikap Petugas Disorot, Bandara Halu Oleo Tuai Kritik Tajam Warganet

Komunitas

PERMAHI Kendari Angkat Suara, Polisi Diminta Tak Kriminalisasi Produk Jurnalistik

Komunitas

Teguh Santosa Desak Polri Usut Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Komunitas

SMSI Konawe Kritik Pemanggilan Ketua JMSI, Sengketa Pemberitaan Bukan Ranah Pidana

Komunitas

Pemanggilan Jurnalis oleh Polda Sultra Diprotes KKJ, Dinilai Langgar Mekanisme Pers

Komunitas

Audiensi dengan BPKP, JMSI Sultra Dorong Pengawasan Anggaran yang Transparan