Home / News

Kamis, 19 September 2024 - 06:41 WIB

Pengukuhan Tim Pemenangan DiPondidaha, Abdul Rahim Lahusi Minta RD-FPK Perbaiki Pasar

BARADUPA.COM – KONAWE  Calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe, Rusdianto dan Fachry Pahlevi Konggoasa mengukuhkan Tim Pemenangan Kecamatan Pondidaha, Selasa malam (17/9/2024).

Pondidaha menjadi kecamatan ke-15 yang disambangi RD-FPK atau menjadi kecamatan ke-4 di Dapil II Konawe yang telah dikukuhkan tim pemenangannya.

Acara tersebut dihadiri langsung pasangan RD-FPK, Ketua Tim Pemenangan Irawan Laliasa, Anggota DPRD Konawe Abdul Rahim Lahusi, sejumlah tokoh dan ratusan masyarakat Pondidaha.

Dalam kesematan itu, Abdul Rahim Lahusi (ARL) meminta tiga hal kepada pasangan RD-FPK agar direalilisasikan ketika mereka terpilih dan menjabat.

Pertama, ARL meminta agar RD-FPK memperbaiki Pasar Pondidaha yang hari ini kondisinya terasa begitu kumuh. Menurutnya, pasar Pondidaha, bukan saja menjadi pusat ekonomi warga setempat, tetapi juga warga kecamatan tetangga, sehingga butuh perhatian prioritas dari pemerintah.

Baca Juga  JMSI Sultra Akan Gelar Talkshow Ekonomi Libatkan Pemerintah dan Pelaku Usaha

“Amonggedo sudah bagus pasarnya, Sampara sudah bagus pasarnya, tapi yang di Pondidaha masih seperti ini. Olehnya itu, kami meminta agar pak bupati dan wakilnya benar-benar melihat pasar ini nanti,” jelasnya disambut riuh ratusan tim yang datang ke tempat acara.

Legislator PDI Perjuangan itu juga meminta agar akses jalan di SPE Pondidaha segera diaspal. Sebab, di sana banyak sarana pendidikan dan menjadi wilayah yang banyak dilalui warga setempat.

Baca Juga  Seminar HAM JMSI Sultra Segera Digelar, Fokus pada Konflik Sosial di Daerah

“Kemudian, kami khususnya di Kelurahan Pondidaha, lahan kami di bagian Selatan tidak bisa kami tinggali karena merupakan daerah rawan banjir. Saya minta ke depannya bisa dibukakan jalan perkebunan supaya masyarakat bisa gunakan lahan tersebut,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, pasangan RD-FPK punya 12 program prioritas jika menjabat kelak. Diantaranya, block grant Rp200 juta dan mobil operasinal tiap desa/kelurahan. Insentif minimal Rp1 juta untuk aparat desa, guru ngaji, imam, pemangku adat, serta pemangku agama lainnya. Bonus umrah gratis untuk 1000 guru ngaji dan imam masjid se-Kabupaten Konawe. Pupuk bersubsidi, serta masih banyak lagi bantuan dan program kesejahteraan lainnya.

Share :

Baca Juga

Komunitas

Seminar HAM JMSI Sultra Segera Digelar, Fokus pada Konflik Sosial di Daerah

News

Perlindungan Karya Jurnalistik Jadi Sorotan, Dewan Pers Serahkan Usulan Strategis

News

Satlantas Kendari Layangkan Teguran, YPA Handayani Diminta Tertib

News

Kemenimipas Tegas, 346 WNA Bermasalah Ditindak Lewat Operasi Nasional

News

Dugaan Suap MBG Rp50 Juta, Aliansi Minta Sanksi Tegas untuk Oknum DPRD

Komunitas

JMSI Sultra Akan Gelar Talkshow Ekonomi Libatkan Pemerintah dan Pelaku Usaha

News

Kemenipas Perkuat WFH dengan Monitoring Digital, Target Kinerja Harian Dikejar

Komunitas

JMSI Sultra dan Balai Bahasa Sepakat Kolaborasi Program Kebahasaan