Home / News

Jumat, 11 Agustus 2023 - 18:15 WIB

Perayaan 17 agustusan, Camat, Apdesi Hingga Polsek Wonggeduku, Imbau Jangan Ricuh

BARADUPA.COM – KONAWE.  Pertandingan olahraga memperingati HUT ke-78 di Konawe begitu semarak. Namun, laga yang terjadi juga tak jarang berakhir ricuh.

Beberapa hari belakangan, setidaknya ada dua kericuhan pertandingan sepak bola yang menyita perhatian publik. Satu di Kecamatan Sampara dan satunya lagi di Kecamatan Konawe.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat, Asosiasi Pemerintah Desa se-Indonesia (Apdesi) hingga Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Wonggeduku pun segera melakukan langkah preventif. Imbauan dikeluarkan agar jangan ada kericuhan selama pertandingan berlangsung, karena ada sanksi berat jika tak diindahkan.

Imbauan tersebut disampaikan langsung saat pertandingan sepak bola di Lapangan Sambari, Desa Wawoone, Wonggeduku. Imbauan disampaikan kepada dua kesebelasan yang berlaga dan disaksikan langsung warga yang memadati lapangan.

Baca Juga  JMSI Sultra Award 2025: I Made Asmaya Jadi Tokoh Representasi Keberagaman dan Simbol Pluralisme Daerah

Camat Wonggeduku, Hj. Martini menyampaikan, dalam tiga hari perhelatan olahraga di Wonggeduku, semuanya berjalan aman. Ia berharap, agar para kepala desa bisa ikut mendampingi jika kesebelasannya bertanding.

“Manajer kesebelasan, kalau lihat sudah ada yang main siku, pemainnya langsung diganti saja. Dan untuk para pemain, kesampingkan dulu juaranya, karena yang terpenting ialah membangun semangat sportifitas, menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” imbaunya.

Hal senada juga diungkapkan Kades Wawonggole, Jupran. Ia juga meminta agar Kades bisa memantau langsung saat timnya berlaga.

Baca Juga  Indonesia Tunjukkan Kekompakan di SEA Games, FWK: Bisa Terapkan di Penanganan Bencana

“Para pemain bola, khususnya pemain transfer, mohon untuk dijaga nama baik desa yang diwakili. Karena kalau kacau, kegiatan akan langsung dihentikan dan akan ada sanksi,” tegasnya.

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Wonggeduku, Aiptu Hakin menerangkan, aparat kepolisian selalu berupaya untuk menjaga suasana agar selalu kondusif. Akan tetapi, pihaknya juga sadar kalau aparat pengamanan di Wonggeduku sangatlah terbatas.

“Sehingga kami minta kerja samanya dari warga sekalian untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Komunitas

JMSI Sultra Award 2025: BI Sultra Dinilai Konsisten Dorong Ekonomi Daerah Tangguh dan Mandiri

Komunitas

JMSI Kolaka Raya Soroti Kemacetan dan Kecelakaan, Usulkan Pos Lantas di Kecamatan Pomalaa

Komunitas

Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Positif, Great Institute Tekankan Penguatan Pemerataan

Komunitas

UHO Terima Penghargaan JMSI Sultra Award, Dr. Herman: Ini Untuk Civitas Akademika

Artikel

Aksi Militer AS Culik Maduro Dinilai Picu Instabilitas Politik Global

Komunitas

Indonesia Tunjukkan Kekompakan di SEA Games, FWK: Bisa Terapkan di Penanganan Bencana

Komunitas

JMSI Sultra Talk: Andri Darmawan Soroti Tantangan Pers di Era Digital

News

Musyawarah APDESI Cabang Kolaka, H. Binsar Terpilih Jadi Ketua