Home / News

Selasa, 12 November 2024 - 18:35 WIB

Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Sekda Konawe: Teladani Pahlawanmu dalam setiap pikiran dan perbuatan

BARADUPA.COM – KONAWE.  Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand Sapan, SP, MH, memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di Desa Asao, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, pada Minggu (10/11/24).

Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran Forkopimda Kabupaten Konawe, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta peserta dari TNI-Polri, ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, para veteran, dan tamu undangan lainnya.

Hari Pahlawan diperingati setiap tahun pada tanggal 10 November untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tanggal ini dipilih untuk memperingati pertempuran bersejarah di Surabaya pada 1945, di mana banyak pejuang gugur demi mempertahankan kedaulatan bangsa.

Dengan tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,” peringatan Hari Pahlawan tahun 2024 mencerminkan semangat meneladani keberanian, pengorbanan, dan perjuangan para pahlawan bangsa. Tema ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan menjadi pahlawan di lingkungan masing-masing melalui kontribusi positif dan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga  Kemenimipas Tegas, 346 WNA Bermasalah Ditindak Lewat Operasi Nasional

Dalam sambutannya, Sekda Ferdinand membacakan amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang menekankan pentingnya menjadikan semangat kepahlawanan sebagai inspirasi dalam pikiran dan tindakan sehari-hari. “Teladani Pahlawanmu dalam setiap pikiran dan perbuatan. Semua bentuk pengabdian kita memberikan sumbangan yang berarti bagi kemajuan bangsa Indonesia,” ujar Ferdinand.

Ia menekankan, bahwa mencintai negeri bukan hanya soal kebanggaan, tetapi juga komitmen untuk memperkuat solidaritas sosial, persatuan, dan nilai persaudaraan sesama anak bangsa. “Semangat kepahlawanan harus menjalar dalam semangat membangun bangsa, menciptakan kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan perlindungan sosial bagi semua,” tambahnya.

Ferdinand mengajak generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai moral dan etika dari para pahlawan, seperti integritas, keberanian, dan pengorbanan, yang sangat penting dalam membentuk karakter bangsa yang kuat. Menurutnya, tantangan masa kini dan masa lalu memang berbeda, namun esensi perjuangan tetap sama. “Saat ini kita menghadapi tantangan dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan dan identitas. Teknologi yang terus berkembang juga menghadirkan ancaman baru seperti hoax dan ujaran kebencian yang dapat merusak persatuan bangsa,” katanya.

Baca Juga  Seminar HAM JMSI Sultra Segera Digelar, Fokus pada Konflik Sosial di Daerah

Ferdinand menggarisbawahi pentingnya pendidikan spiritual dan hukum yang kuat untuk menjaga ketertiban dan persatuan bangsa. “Hukum menjadi kunci utama untuk menegakkan keadilan dan melindungi hak-hak warga negara. Dengan demikian, semangat kepahlawanan tidak hanya terjaga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun bangsa yang lebih maju dan bermartabat,” tegasnya.

Di akhir upacara, Sekda mengajak seluruh peserta untuk merenungkan kembali jejak perjuangan para pahlawan dan mengamalkan semangat mereka dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan hanya berbekal bambu runcing, para pahlawan berjuang demi kemerdekaan. Mereka bergandengan tangan bersama tokoh masyarakat, pemuka agama, serta pemuda dari berbagai penjuru nusantara. Semangat ‘Merdeka atau Mati’ inilah yang harus kita resapi dan teladani,” pungkas Ferdinand.

Share :

Baca Juga

Beranda

Kemenkum Sultra Serahkan Sertifikat EBT, Budaya Barata Kahedupa Dapat Perlindungan Hukum

News

Mahasiswa dan Pria Asal Wolasi Dilaporkan Terkait Dugaan Penggelapan Motor

Komunitas

Teguh Santosa Sebut Ideologi Pembangunan Prabowo Jawaban atas Paradoks Indonesia

News

Rich Club Kendari Disorot Soal Legalitas Live DJ, Pemerintah Diminta Cek Izin

Beranda

Kasus Eks Sekwan Konawe Utara Belum Tuntas, MAP HUKUM Desak Polda Bergerak Cepat

News

Kasus Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD Konawe Utara Bergulir, Eks Sekwan Dipanggil Polisi

Komunitas

UKW PWI Konawe Angkatan I Resmi Ditutup, 25 Wartawan Dinyatakan Kompeten

News

Dugaan BPJS hingga Gaji Tersendat, BEM UHO Minta Disnaker Sultra Turun Tangan