Home / News

Senin, 10 Maret 2025 - 22:59 WIB

Polemik BBM Oplosan, DPRD Konawe Gelar RDP dan Bakal Sidak SPBU

BARADUPA.COM – KONAWE.  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengambil langkah tegas dalam menanggapi dugaan peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) oplosan yang meresahkan masyarakat.

Langkah awal, DPRD Konawe menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan berbagai pihak terkait, Senin 10 Maret 2025.

RDP tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe, para pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Konawe, serta perwakilan dari organisasi masyarakat Himpunan Aktivis Mahasiswa Indonesia (HAMI) Konawe.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari aduan yang diajukan oleh HAMI Konawe terkait dugaan kuat adanya praktik penjualan BBM oplosan di beberapa SPBU di Kabupaten Konawe.

 

Rapat yang berlangsung di ruang rapat DPRD Konawe ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM.

Turut mendampingi, Wakil Ketua II Nasrullah Faisal, SH serta anggota DPRD Kabupaten Konawe lainnya, yaitu Kristian Tandabio, SH, M.AP, Abdul Rahim Lahusi, SH, Fakrudin, S.Hut, dan Ir.Syarifudin, M.PWK.

Baca Juga  Operasi Pekat Anoa 2026: Polda Sultra Cegah Masuknya Ratusan Botol Miras Tanpa Izin

Dalam sesi wawancara setelah RDP, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh SPBU yang beroperasi di Kabupaten Konawe.

Sidak ini bertujuan untuk memeriksa secara menyeluruh mekanisme dan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyaluran BBM, serta memastikan jenis BBM yang dijual sesuai dengan ketentuan.

“RDP ini adalah bentuk respons kami terhadap aduan yang disampaikan oleh rekan-rekan HAMI terkait dugaan peredaran BBM oplosan di beberapa SPBU di Konawe. Hasil dari RDP ini, kami akan segera melakukan sidak ke semua SPBU yang ada di wilayah Konawe,” ujar I Made Asmaya.

Lebih lanjut, I Made Asmaya menegaskan bahwa jika dalam sidak nanti ditemukan SPBU yang terbukti menjual BBM oplosan, DPRD Konawe tidak akan ragu untuk merekomendasikan penutupan sementara SPBU tersebut.

Baca Juga  Sosok IPDA Ariel, Perwira Muda Polri dengan Rekam Jejak Menonjol di Kendari

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab Pertamina kepada masyarakat yang dirugikan akibat praktik curang tersebut.

“Jika ada SPBU yang terbukti menjual BBM oplosan, kami akan merekomendasikan penutupan sementara. Ini adalah langkah tegas kami untuk melindungi hak-hak masyarakat. Di sisi lain, kami juga ingin menjaga nama baik Pertamina dari praktik oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

DPRD Konawe juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk menindaklanjuti temuan-temuan yang didapatkan selama sidak.

Mereka juga akan meminta Pertamina untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap SPBU yang terindikasi melakukan pelanggaran.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku praktik curang dan memastikan bahwa masyarakat Konawe mendapatkan BBM yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Share :

Baca Juga

News

Rentetan Kasus Jadi Sorotan, AMAN Sultra Minta Kapolres Bau-Bau Dievaluasi dan Dicopot

News

Dugaan Tambang Batu Tanpa Izin dan Keterlibatan Oknum, AMAN Sultra Minta Aparat Bergerak Cepat

News

PT Tiran Belum Bangun Smelter, AKAR-SULTRA Desak Pemerintah Jangan Beri Izin Lanjutan

News

Terkait Dugaan Penimbunan Solar, PT Erianti Beri Klarifikasi Resmi

News

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, AMAN Sultra Minta Polda Audit PT Erianti Mandiri Sejahtra

News

Desak Reformasi di Polres Bau-Bau, AMAN Sultra Minta Kapolda Ambil Langkah Tegas

Komunitas

Sambut 1 Muharram 1448 H, Barata Kahedupa Gelar Doa dan Zikir untuk Keselamatan Daerah dan Bangsa

News

Maju sebagai Bakal Calon Rektor, Dr. Herman Ambil Langkah Etis Mundur dari Jabatan