Home / News

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:04 WIB

Rehabilitasi DAS PT SCM Diapresiasi, Raih Penghargaan Terbaik I Tingkat Provinsi

BARADUPA.COM – KONAWE. PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT SCM) meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Kepatuhan Terbaik Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tahun 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan PT SCM dalam melaksanakan rehabilitasi DAS di wilayah operasionalnya di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ardiansyah, S.P., M.Si., kepada Achmad Sandi selaku Senior Manager Forestry Compliance PT Merdeka Copper Gold yang mewakili PT SCM. Penyerahan berlangsung dalam kegiatan bimbingan teknis di salah satu hotel di Kota Kendari pada akhir Juni lalu.

Apresiasi tersebut diberikan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Konaweha Sulawesi Tenggara sebagai pengakuan atas komitmen PT SCM dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya melalui rehabilitasi daerah aliran sungai di sekitar kawasan operasional perusahaan.

Baca Juga  Gubernur Jatim Terima JMSI Jatim Award 2026 Kategori Keterbukaan Media Berkualitas

Pemberian penghargaan merupakan bagian dari kegiatan bimbingan teknis bagi perusahaan pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) Kementerian Kehutanan. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari seratus perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara dan turut dihadiri Direktur Jenderal PDASRH Kementerian Kehutanan RI, Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum.

Mengusung tema “Ayo Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi Anoa Tercinta”, kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye rehabilitasi lingkungan bagi perusahaan tambang pemegang PPKH di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti penerapan prinsip good mining practices sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah operasionalnya.

“Rehabilitasi DAS di Site PT SCM merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam memastikan kegiatan pertambangan dapat berjalan berdampingan dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Didik.

Baca Juga  Sambut 1 Muharram 1448 H, Barata Kahedupa Gelar Doa dan Zikir untuk Keselamatan Daerah dan Bangsa

Ia menambahkan, tantangan pengelolaan lingkungan di sektor pertambangan ke depan akan semakin kompleks sehingga membutuhkan komitmen yang lebih kuat dari seluruh pihak.

“Oleh karena itu, PT SCM akan terus memperkuat praktik pertambangan yang bertanggung jawab melalui pengelolaan lingkungan yang terukur, berkelanjutan, dan sejalan dengan upaya rehabilitasi kawasan hutan, khususnya di daerah aliran sungai,” katanya.

Didik berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi perusahaan lain untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan pertambangan. Menurutnya, rehabilitasi DAS tidak hanya memberikan manfaat bagi pemulihan lingkungan, tetapi juga memperkuat sinergi antara kegiatan industri dan pelestarian ekosistem. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di Sulawesi Tenggara.

Share :

Baca Juga

News

Webinar Komdigi-DPR RI Soroti Ancaman AI, Hoaks, dan Lunturnya Etika Digital

News

Webinar Nasional Komdigi-DPR RI Soroti Modus Baru Peredaran Narkoba

News

Merasa Terdampak Aktivitas Tambang, Warga Minta Izin Jetty PT GMS Diperiksa

News

Toreh Prestasi Membanggakan, Konawe Dinobatkan sebagai Juara Umum MTQ XXXI Sultra

News

PT GMS Akui Foto yang Dilaporkan LPTE, Namun Sebut Sudah Ditindaklanjuti

News

Program Makan Bowo Gratis Berjalan Sukses, GPIM Perluas Layanan hingga Pelosok Konawe

News

Dugaan Perambahan Hutan Lindung Seret Nama PT Tani Prima Makmur, BASMI Tempuh Jalur Hukum

News

Wisata Kuliner Konawe Kini Dimeriahkan Musik Live, UMKM Diharapkan Ikut Tumbuh