Home / News

Rabu, 22 Januari 2025 - 11:47 WIB

Program Tanam Jagung Satu Juta Hektar Oleh Polri Diapresiasi Ketua DPRD Konawe

BARADUPA.COM – KONAWE.  Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Polda Sultra dalam melaksanakan program Tanam Jagung Serentak Satu Juta Hektar.

Program ini dianggap sebagai langkah strategis yang dapat mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong swasembada pangan di Indonesia.

I Made Asmaya, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan, mengungkapkan bahwa program ini akan membantu Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan pangan, terutama beras.

Sebagai wakil dari pemerintah daerah, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian.

“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah terhadap program Polri dan Kementerian Pertanian RI. Kami akan terus berupaya mengoptimalkan kebijakan daerah agar program ini dapat berjalan dengan maksimal dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Made saat menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak di Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, pada Selasa 21 Januari 2025.

Baca Juga  Jurnalis Simpul Indonesia Dipanggil Polres Konsel, Bakornas LKBHMI Soroti Mekanisme Penyelesaian Sengketa Pers

Di sisi lain, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Konawe, Gunawan Samad, mengungkapkan bahwa Kabupaten Konawe saat ini memiliki 21 ribu hektar lahan jagung yang produktif, dengan hasil panen rata-rata mencapai 2 hingga 4 ton per hektar. Bahkan, petani di wilayah tersebut dapat memanen jagung hingga dua kali dalam setahun.

Gunawan juga menyampaikan bahwa program Tanam Jagung yang digagas oleh Polda Sultra telah berhasil memperluas lahan produktif di Konawe. Saat ini, terdapat 102 hektar lahan di perkebunan kelapa sawit yang siap untuk ditanami jagung, dengan penerapan metode tumpang sisip.

Baca Juga  Barata Kahedupa Gelar Peringatan Maulid Nabi, Lakina Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi

Metode ini memungkinkan jagung ditanam di antara pohon kelapa sawit yang baru ditanam, tanpa saling mengganggu, sehingga kedua tanaman dapat tetap tumbuh produktif.

“Dengan metode tumpang sisip ini, kami memastikan bahwa tanaman jagung dan kelapa sawit dapat saling mendukung, dan hasilnya pun tetap optimal,” jelas Gunawan.

Program ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak di tingkat daerah, sebagai bentuk sinergi untuk mendorong ketahanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya target satu juta hektar lahan tanam jagung yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Share :

Baca Juga

News

Kebakaran Lahan di Nanga-Nanga Kendari, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat

News

GREAT Institute: Visi “Jalan Raya Pasifik” Prabowo Terobosan Doktrin Geopolitik Maritim 

News

Komisi III DPR RI Angkat Bicara soal Media Simpul Indonesia Dilaporkan PT GMS

News

Yusran Akbar Instruksikan Penguatan Personel dan Sarpras Hadapi Karhutla serta Kekeringan

Komunitas

Pengurus JMSI Sumbar Dilantik, Tantangan Membangun Media Siber Sehat Menanti

News

Presiden Terima Delegasi Tiongkok, Indonesia Tegaskan Peran sebagai Stabilizing Power di Kawasan

News

Barata Kahedupa Gelar Peringatan Maulid Nabi, Lakina Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi

News

Adhi Yaksa Soroti Laporan terhadap Wartawan Simpul Indonesia: Utamakan Mekanisme Pers