Home / News

Kamis, 20 November 2025 - 13:10 WIB

Konawe Targetkan 33 Titik Dapur Makanan Bergizi Gratis, 12 Sudah Beroperasi

BARADUPA.COM – KONAWE.
Pemerintah Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan Bupati H. Yusran Akbar dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim terus memperkuat harmonisasi kebijakan pembangunan daerah dengan program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Upaya tersebut diwujudkan melalui sinkronisasi berbagai program prioritas, salah satunya implementasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik, yang kini menjadi agenda nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

Sebagai bentuk komitmen mendukung kebijakan nasional tersebut, Pemkab Konawe menargetkan pembangunan 33 titik dapur MBG yang akan difungsikan sebagai pusat pengolahan makanan sehat untuk siswa. Saat ini, 12 dapur telah beroperasi dan mulai menyalurkan makanan kepada sekolah-sekolah sasaran. Pemerintah daerah menargetkan setidaknya 50 persen dari total dapur MBG rampung pada akhir 2025, sehingga layanan makanan bergizi dapat menjangkau lebih banyak pelajar di wilayah Konawe.

Target pembangunan itu kembali ditegaskan oleh Bupati H. Yusran Akbar saat membuka Expo Inovasi Desa Kabupaten Konawe 2025 yang berlangsung di Unaaha. Kegiatan tersebut diikuti oleh 291 Kepala Desa se-Kabupaten Konawe dan menjadi ajang penting bagi desa-desa untuk menampilkan inovasi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan program nasional maupun daerah.

Baca Juga  Dari Musik untuk Sesama: BERLIAN VOICE Suarakan Kepedulian Lewat “Bumi Semakin Panas”

Menurut Bupati Yusran, keberadaan dapur MBG tidak hanya berfungsi sebagai penyedia makanan, tetapi juga sebagai anchor bagi penguatan pembangunan di tingkat desa. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa, tenaga pendidik, hingga masyarakat lokal yang terlibat dalam rantai penyediaan bahan pangan.

“Program ini merupakan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menyukseskan kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto. Kami ingin Konawe menjadi salah satu daerah yang paling siap dan terdepan dalam pelaksanaan program strategis nasional, terutama dalam memberikan dukungan kepada generasi muda kita,” ujar Bupati Yusran di hadapan para peserta expo.

Ia menambahkan bahwa pembangunan titik dapur MBG yang belum terealisasi akan dikebut pada tahun 2026, sehingga seluruh unit dapur dapat beroperasi maksimal sesuai dengan roadmap nasional. Dengan demikian, manfaat program MBG dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar di Kabupaten Konawe.

Baca Juga  Musyawarah APDESI Cabang Kolaka, H. Binsar Terpilih Jadi Ketua

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yusran juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya peran pemerintah desa dalam menyukseskan agenda nasional. Menurutnya, desa merupakan garda terdepan pelayanan publik dan aktor penting dalam memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Membangun desa bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Semua elemen harus terlibat agar cita-cita besar pembangunan bisa kita wujudkan. Kita mendorong Konawe Bersahaja untuk mewujudkan Sultra Maju, menuju Indonesia Jaya,” tegasnya.

Expo Inovasi Desa 2025 ini tidak hanya menjadi ruang pamer inovasi, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi desa yang berdampak pada percepatan implementasi program nasional, termasuk MBG, pemberdayaan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas pelayanan desa.

Acara tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa dalam mengawal program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Laporan: Jumalin

Share :

Baca Juga

Komunitas

JMSI Sultra Award 2025: BI Sultra Dinilai Konsisten Dorong Ekonomi Daerah Tangguh dan Mandiri

Komunitas

JMSI Kolaka Raya Soroti Kemacetan dan Kecelakaan, Usulkan Pos Lantas di Kecamatan Pomalaa

Komunitas

Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Positif, Great Institute Tekankan Penguatan Pemerataan

Komunitas

UHO Terima Penghargaan JMSI Sultra Award, Dr. Herman: Ini Untuk Civitas Akademika

Artikel

Aksi Militer AS Culik Maduro Dinilai Picu Instabilitas Politik Global

Komunitas

Indonesia Tunjukkan Kekompakan di SEA Games, FWK: Bisa Terapkan di Penanganan Bencana

Komunitas

JMSI Sultra Talk: Andri Darmawan Soroti Tantangan Pers di Era Digital

News

Musyawarah APDESI Cabang Kolaka, H. Binsar Terpilih Jadi Ketua