Home / News

Kamis, 27 November 2025 - 17:31 WIB

Peringatan Hari Rabies Sedunia 2025 di Konawe: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keselamatan Masyarakat

BARADUPA.COM – KONAWE.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe menegaskan komitmen kuat dalam upaya pemberantasan rabies dengan menggelar peringatan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) 2025. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wekoila Unaaha pada Kamis (27/11/2025) ini dibuka secara resmi oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda, antara lain Wakapolres Konawe Kompol Hasruddin, SE, ME, Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, SPd, MM, Sekda Konawe Dr. Ferdinand, Ketua TP PKK Kabupaten Konawe Hania, Plt Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Muh. Akbar, SP, serta ratusan peserta dari jajaran Puskesmas, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kesehatan, pemerintah desa/kelurahan, dan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi untuk mewujudkan Konawe bebas rabies

Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar mengusung tema “Cegah Rabies dengan Edukasi dan Aksi dalam Bingkai Konawe Bersahaja”. Menurutnya, tema ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan untuk mengambil tindakan nyata dengan pendekatan yang selaras dengan nilai-nilai lokal.
“Tema ini mengajak kita bergerak dengan ketulusan dan kesederhanaan, mencerminkan jati diri masyarakat Konawe,” tegasnya.

Baca Juga  Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Positif, Great Institute Tekankan Penguatan Pemerataan

Pemkab Konawe telah menyiapkan strategi komprehensif yang berfokus pada empat pilar utama:

– Vaksinasi Rabies Massal
Menjangkau ribuan anjing dan kucing setiap tahun untuk memutus penularan.

– Peningkatan Layanan Kesehatan Hewan
Termasuk ketersediaan vaksin, tenaga medis, dan fasilitas penanganan kasus gigitan.

– Edukasi Masyarakat
Mengajak pemilik hewan lebih bertanggung jawab, melakukan vaksinasi berkala, dan segera melapor jika terjadi gigitan.

– Kolaborasi Lintas Sektor
Menguatkan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat desa, komunitas pecinta hewan, serta masyarakat luas.

Baca Juga  Aksi Militer AS Culik Maduro Dinilai Picu Instabilitas Politik Global

Bupati Yusran menekankan bahwa semangat “Konawe Bersahaja”—yang mengedepankan ketulusan, kesederhanaan, dan gotong royong—merupakan landasan penting untuk membangun sistem perlindungan masyarakat dari ancaman rabies.
“Tujuan kita adalah terwujudnya Kabupaten Konawe Bebas Rabies, di mana tidak ada lagi warga kita yang menjadi korban penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati Yusran menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh dokter hewan, tenaga kesehatan, relawan, organisasi, dan semua pihak yang telah bekerja tanpa henti dalam penanggulangan rabies di Kabupaten Konawe.

Melalui kegiatan peringatan ini, yang turut dihadiri oleh Wakapolres Konawe, Sekda, Kadis Peternakan, dan Ketua PDHI, Pemkab berharap semakin terbangun kekuatan kolektif untuk memutus rantai penularan rabies di daerah tersebut.

Share :

Baca Juga

Komunitas

JMSI Sultra Award 2025: BI Sultra Dinilai Konsisten Dorong Ekonomi Daerah Tangguh dan Mandiri

Komunitas

JMSI Kolaka Raya Soroti Kemacetan dan Kecelakaan, Usulkan Pos Lantas di Kecamatan Pomalaa

Komunitas

Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Positif, Great Institute Tekankan Penguatan Pemerataan

Komunitas

UHO Terima Penghargaan JMSI Sultra Award, Dr. Herman: Ini Untuk Civitas Akademika

Artikel

Aksi Militer AS Culik Maduro Dinilai Picu Instabilitas Politik Global

Komunitas

Indonesia Tunjukkan Kekompakan di SEA Games, FWK: Bisa Terapkan di Penanganan Bencana

Komunitas

JMSI Sultra Talk: Andri Darmawan Soroti Tantangan Pers di Era Digital

News

Musyawarah APDESI Cabang Kolaka, H. Binsar Terpilih Jadi Ketua