Home / Komunitas / Ragam

Rabu, 29 April 2026 - 17:27 WIB

Disorot soal RKAB 2026, PT KKU Sebut Aktivitas Operasional Masih dalam Kerangka Perizinan

BARADUPA.COM – KENDARI.   Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah Konawe Utara (P3D-Konut) menyoroti dugaan aktivitas penambangan PT Karya Konawe Utara (KKU) tanpa persejutuan Rencana Kerja dan Angggaran Biaya (RKAB) 2026.

Dugaan tersebut tersampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Toronipa Gedung B Lantai 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu, 29 April 2026.

Jenderal Lapangan P3D-Konut Jefri menduga penambangan PT KKU di luar RKAB menyalahi Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Sebab menurut Jefri berdasarkan hasil investigasi dilakukan pihaknya diduga PT KKU mengeluarkan ore nikel dalam kawasan pertambangan diduga tanpa persejutuan RKAB.

Baca Juga  Buku Radikalisme Sultra Dorong Strategi Pencegahan Berbasis Akademik

Berdasarkan dugaan tersebut, Jefri dalam kesempatan RDP di DPRD Sultra meminta pihak PT KKU mempertanggungjawabkan legalitas RKAB.

Menanggapi permintaan itu, pihak PT KKU Cipto mengatakan untuk hal di luar RKAB berdasarkan Surat Edaran (SE) Ditjen Minerba No. 2.E/HK.03/DJB/2025 bahwa pemegang IUP/IUPK yang belum mendapatkan persetujuan RKAB 2026 diizinkan melakukan penambangan terbatas maksimal 25% dari rencana produksi tahunan.

Baca Juga  PT BKA Didesak Buktikan Komitmen, Warga Lingkar Tambang Gelar Aksi Protes

Cipto mengklaim bahwa SE itu bentuk relaksasi dari Ditjen Minerba, namun hanya berlaku sebagai jembatan sementara hingga 31 Maret 2026 guna menjaga kepastian operasional tambang PT KKU.

“Berdasarkan surat tersebut PT KKU mendapatkan persetujuan RKAB 2026 dengan Nomor P-201.RKAB/MB.04/DJB.M/2026 tertanggal 14 Maret 2026 sehingga kegiatan operasional berada dalam kerangka perizinan berlaku tanpa ada periode ketidaksesuaian,” ujar Cipto dalam kesempatan RDP di DPRD Sultra, Rabu 29 April 2026.

Share :

Baca Juga

Komunitas

Sambut 1 Muharram 1448 H, Barata Kahedupa Gelar Doa dan Zikir untuk Keselamatan Daerah dan Bangsa

Komunitas

Dugaan Pencatutan Identitas JMSI, Pengda Sultra Siapkan Langkah Hukum

Artikel

Membaca Ekodiplomasi dan Posisi Geopolitik Indonesia di Era Prabowo

Komunitas

Jurnalis Jadi Korban Doxing, Organisasi Pers Tempuh Jalur Hukum

Komunitas

Kejari Kolaka dan JMSI Kolaka Raya Sepakat Perkuat Edukasi Masyarakat Melalui Program Menyapa

Komunitas

Jaringan Media Siber Indonesia Warning Anggota Soal Penggunaan Nama Organisasi

Komunitas

Organisasi Dinilai Perlu Penataan, JMSI Kendari Dibekukan

Komunitas

Teguh Santosa Sebut Ideologi Pembangunan Prabowo Jawaban atas Paradoks Indonesia